Dalam sebuah catatan kritis, Morteza Najafi Qodsi menegaskan bahwa istilah “pembaruan pemikiran keagamaan” yang sejatinya merupakan istilah mulia, kini terancam disalahgunakan untuk melegitimasi penyimpangan dari fondasi akidah Syiah.
Jalan kaki ArbaIn tidak hanya sebuah ritual keagamaan, tetapi juga menjadi sarana kuat untuk memperkuat ikatan keluarga, menciptakan kenangan bersama, dan menanamkan nilai-nilai Qurani.
Ziarah Arbain Imam Husain (as) kini menjadi fenomena besar dan tak tertandingi di antara seluruh ritual keagamaan di dunia Islam. Peringatan hari ke-40 kesyahidan Imam Husain bukan hanya momentum mengenang tragedi Asyura, tapi juga simbol kebangkitan spiritual Syiah dan tanda keimanan menurut sabda Imam Askari (as).