Media-media musuh bergerak langsung di jejaring sosial asing seperti Instagram, Twitter/X, Telegram, bahkan kadang melalui aplikasi VPN. Namun yang lebih berbahaya adalah penyusupan ke platform-platform dalam negeri atau pembuatan kanal dan grup yang tampak lokal. Mereka membuat akun palsu dengan nama dan foto orang Iran, masuk ke grup-grup remaja, lalu dengan teknik “membangun rasa senasib” mencuri pikiran mereka.
Krisis Selat Hormuz pada 2026, yang dipicu oleh serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari dan kemudian diikuti oleh penerapan “pengelolaan ketat” atas jalur perairan itu oleh Iran, telah mengguncang pertanyaan-pertanyaan paling mendasar dalam hukum laut internasional. Kajian berikut membahas analisis hukum mengenai hak eksklusif Iran dalam mengelola Selat Hormuz berdasarkan doktrin pembelaan diri yang sah.
Masyarakat Zionis disebut sangat kecewa terhadap capaian perang melawan Iran, sebagaimana tercermin dalam empat survei yang dilakukan selama konflik berlangsung.