Suasana Pembukaan Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-33 di Tehran

14 November 2019 - 21:33

Menurut Kantor Berita ABNA, Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-33 digelar di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, Kamis, 14 November 2019. Konferensi tahunan yang diprakarsai Republik Islam Iran ini mengusung tema "Persatuan Umat Islam untuk Membela Masjid al-Aqsa".

400 ulama, tokoh politik, cendekiawan dan akademisi dari 90 negara dunia, termasuk Republik Indonesia berpartisipasi dalam konferensi yang membahas itu-isu penting dunia Islam, terutama Palestina. Pada pertemuan tingkat dunia ini, 10 pembicara menyampaikan pandangannya, dan penghargaan akan diberikan kepada lima tokoh internasional terkemuka.

Presiden Repubik Islam Iran Hassan Rouhani menyebut Palestina dan al-Quds sebagai prioritas utama dunia Muslim. Dia mengatakan, musuh-musuh dunia Islam ingin agar umat Islam  melupakan masalah Palestina. "Kebijakan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel bertujuan untuk menghilangkan prioritas ini dari agenda dunia Islam. Namun, masyarakat Muslim tidak membiarkan masalah Palestina dan al-Quds terlupakan," kata Rouhani

Dia menembahkan, umat Islam harus membebaskan Palestina dari cengkeraman musuh, dan Republik Islam Iran berada di garis depan dalam membela bangsa Palestina, dan menentang rezim Zionis dan Amerika Serikat.

به گزارش خبرگزاری اهل‌بیت(ع) ـ ابنا ـ حجت الاسلام و المسلمین دکتر حسن روحانی روز پنجشنبه در آیین افتتاحیه سی و سومین کنفرانس بین المللی وحدت اسلامی سخنرانی کرد.