Menurut Rahbar, hancurnya kelompok takfiri ISIS merupakan hasil dari upaya para pemuda Mukmin dan upaya mereka yang menerima Muqawama, di mana ini adalah pekerjaan yang sangat besar.

24 November 2017 - 14:30

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamanei mengadakan pertemuan dengan ribuan Basij (relawan) di Husainiyah Imam Khomeini Tehran ibukota Republik Islam Iran pada Rabu (22/11). Dalam pertemuan tersebut Ayatullah Ali Khamanei mengatakan, musuh telah meningkatkan permusuhannya dari setiap sisi agar dapat menghancurkan Muqawama (perlawanan) di kawasan yang muncul dari pemikiran revolusioner dan Islam, namun para pemuda dan orang-orang Mukmin yang penuh dengan tekad kuat telah membuat musuh bertekuk lutut dengan cara menghapus kelenjar kanker takfiri ISIS dan membuktikan kembali konsep "kami mampu (bisa)" kepada semua orang.

Di bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei menyebut faktor sebenarnya dari penghancur kelenjar kanker Daesh adalah semangat dan perasaan Basij.

"Musuh berusaha untuk menciptakan sebuah peritiwa anti-gerakan Muqawama (perlawanan) melalui kelompok takfiri yang tidak manusiawi ini, namun para pemuda Mukmin dengan semangat, antusiasme dan motivasi masuk ke medan jihad dan membuat musuh bertekuk lutut," ungkapnya.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menjelaskan, beberapa konspirasi berturut-turut dari AS, Zionis dan reaksioner di kawasan telah berhasil digagalkan dengan kekuatan Iran, di mana salah satunya adalah kehancuran Daesh.

Menurut Rahbar, hancurnya kelompok takfiri ISIS merupakan hasil dari upaya para pemuda Mukmin dan upaya mereka yang menerima Muqawama, di mana ini adalah pekerjaan yang sangat besar.

"Di sejumlah negara tetangga, tidak ada kepercayaan pada kemampuan untuk menghancurkan Daesh, namun ketika masuk ke medan (tempur), mereka menyaksikan kemenangan dan menerima pesan Revolusi Islam; yaitu 'Kami mampu'," pungkasnya.