Rakyat Yaman menolak keterlibatan Arab Saudi dan pihak asing lainnya dalam menentukan masa depan Yaman.
19 Januari 2017 - 03:25
Kode berita: 805822
Menurut Kantor Berita ABNA, setelah melalui pendidikan militer selama 1 tahun, warga sipil Yaman dalam sebuah upacara kemiliteran menyatakan siap menghadapi Arab Saudi. Setelah digempur kurang lebih dua tahun, Arab Saudi belum juga menemui targetnya mengembalikan posisi tampuk presiden kembali ke tangan Mansour al-Hadi. Militer Yaman dibantu sukarelawan dari milisi Sipil kerap kali merepotkan militer Arab Saudi meski didukung banyak negara.
Rakyat Yaman menolak keterlibatan Arab Saudi dan pihak asing lainnya dalam menentukan masa depan Yaman.