Suasana Malam Hari Perjalanan Najaf-Karbala
Menurut Kantor Berita ABNA, hari Arbain [20 Safar] yang tahun ini bertepatan dengan 2 Desember 2015 adalah hari bersejarah yang diperingati umat Islam sedunia khususnya umat Islam Syiah sebagai hari ke-40 syahidnya Imam Husain As di Karbala pada peritiswa Asyura, 10 Muharram 61 H. Menjelang hari Arbain, para pecinta Al-Husain As mentradisikan untuk berjalan kaki dari kota Najaf menuju Karbala, tempat Imam Husain As dimakamkan, yang berjarak sekitar 90 km. Meski demikian, jutaan pejalan kaki dari warga Irak telah memulai berjalan kaki dari kota mereka masing-masing, yang akan menempuh jarak ratusan kilo meter untuk tiba di Karbala.
Untuk melayani para pejalan kaki, penduduk setempat menyediakan tempat-tempat peristrahatan yang oleh penduduk setempat disebut maukib. Pelayanan yang diberikan termasuk menyajikan makanan, minuman, memijat kaki, pengobatan, fasilitas WC hingga laundry yang kesemuanya diberikan secara gratis, tanpa dipungut bayaran.
Berikut diantara foto-foto suasana pelayanan rakyat Irak kepada para pejalan kaki pada malam hari. Mereka membuat makanan dari swadaya mereka sendiri yang kemudian disajikan dan dipersembahkan kepada para pejalan kaki dengan gratis. Mereka juga membuat tenda darurat untuk dijadikan penginapan dan beristrahat malam bagi pejalan kaki, lengkap dengan bantal dan selimut. Kemua pelayanan itu dipersembahkan warga setempat untuk peziarah Arbain yang berdatangan dari kota lain di Irak bahkan dari berbagai negara di dunia, termasuk peziarah dari Indonesia.
