Suasana Majelis Lailatul Qadr di Potiskum Nigeria
Menurut Kantor Berita ABNA, bagi masyarakat muslim, malam Lailatul Qadr adalah malam yang dinanti untuk memperbanyak ibadah di dalamnya. Ini karena Allah swt menjanjikan bahwa ibadah pada malam al-Qadr akan diganjar pahala seperti beribadah sebanyak seribu bulan. Karena itu aktivitas berburu pahala di di malam-malam Qadr menjadi keistimewaan dan kesemarakan sendiri di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.
Berikut ini suasana sejumlah warga muslim Syiah di Potiskum salah satu area di Yobe State Nigeria yang menggelar majelis berburu keutamaan malam Lailatul Qadr. Tampak sejumlah warga muslim setempat melakukan berbagai aktivitas ibadah pada malam itu termasuk memperingati syahidnya Imam Ali as, imam pertama umat Islam Syiah yang syahid pada malam 21 Ramadan 40 H. Diantara yang dilakukan dalam majelis tersebut selain mendegarkan ceramah terkait keutamaan Imam Ali as adalah menggelar zikir dan doa berjamaah. Doa Jausyan Kabir adalah diantara yang ditradisikan dibaca umat Islam Syiah pada malam-malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan. Jausyan Kabir adalah doa yang memuat 1001 asmaul husna Allah swt. Di akhir acara, jamaah yang hadir melakukan sahur bersama.