Melihat Rumah Bersejarah Imam Khomeini di Qom

10 Juni 2020 - 16:20

Menurut Kantor Berita ABNA, rumah kediaman Imam Khomeini rahimahullah semasa tinggal di kota Qom Iran menjadi salah satu situs bersejarah di kota Qom untuk mengenang pemimpin besar revolusi Islam tersebut. 

Tempat yang dikenal dengan nama Bait-e Imam (rumah Imam) tersebut tidak hanya dijadikan tempat tinggal oleh Imam Khomeini namun juga tempat perhelatan acara-acara keagamaan, tempat menyampaikan pelajaran serta di tempat tersebut pula Imam Khomeini menyampaikan pidato-pidatonya yang bersejarah. 

Bait-e Imam saat ini menjadi tempat kunjungan para pecinta dan pengagum Imam Khomeini baik dari dalam maupun dari luar negeri. Suasana Bait-e Imam dijaga kondisinya sebagaimana saat Imam Khomeini tinggal di tempat tersebut. 

Imam Khomeini adalah seorang ulama marja taklid Syiah yang berpengaruh pada abad kontemporer. Ia menyatakan perlawanannya secara terbuka dalam menentang kerajaan Syah Pahlevi pada tahun 1963. Akibat dari perlawanan ini, Imam Khomeini ditangkap sebanyak dua kali oleh rezim kerajaan Pahlevi dan kemudian diasingkan dari Iran.

Untuk beberapa lama diasingkan di Turki kemudian dipindahkan ke Najaf lalu dipindahkan lagi ke Irak. Selama 13 tahun ia memimpin perjuangan revolusi, mengajar dan menulis buku dalam bidang ilmu-ilmu hauzah dan keagamaan. Pada tahun 1979 ia terpaksa meninggalkan Irak dan pergi ke Paris. Setelah beberapa lama tinggal di Paris kembali ke Iran. Revolusi Islam Iran pun mencapai kemenangan dan sampai akhir hayatnya ia menjadi pemimpin Republik Islam Iran.