Pesan Ayatullah Hamadani untuk terus Gelorakan Semangata Mendukung Palestina

20 Mei 2020 - 18:57

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al-Uzhma Husain Nuri Hamadani, salah seorang ulama marja taklid Syiah yang bermukim di kota Qom Republik Islam Iran dalam sebuah pesan tertulis yang ditujukan kepada Konferensi Internasional Hari Alquds Sedunia menyatakan dukungannya kepada setiap upaya pembelaan pada hak-hak bangsa Palestina untuk mendapatkan kemerdekaannya. 

Berikut terjemahan lengkap dari pesan tertulis Ayatullah Nuri Hamadani tersebut:

بسم اللّه الرحمن الرحیم

الحمدللّه رب العالمین باری الخلائق أجمعین باعث الانبیاء و المرسلین ثم الصلاة و السلام علی البشیر النذیر و السراج المنیر سیدنا و نبینا أبی القاسم المصطفی محمد صلی الله علیه و آله الطیبین الطاهرین المعصومین سیما بقیه اللّه فی الارضیین.

Dengan penuh hormat kami menyampaikan salam dan selamat akan terselenggaranya Konferensi Internasional Alquds Day yang dihadiri oleh alim ulama, politisi dan tokoh negarawan yang terbentuk dan terselenggara untuk memberikan dukungan pada perjuangan Bangsa Palestina. 

Salah satu masalah dan mungkin menjadi masalah terpenting dalam dunia Islam dan dunia internasional sampai hari ini adalah, masalah Alquds yang mulia dan negara Palestina. 

Poin penting yang berkali-kali ditegaskan dalam Alquran adalah perlawanan terhadap kezaliman dan dukungan terhadap mereka yang terzalimi. Allah swt berfirman,

"وَمَا لَکمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِی سَبِیلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِینَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ"

(Qs. An-NisaL 75) dan juga dalam surah Al-An'am ayat 72: 

إِنَّ الَّذِینَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِی سَبِیلِ اللَّهِ وَالَّذِینَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِک بَعْضُهُمْ أَوْلِیاءُ بَعْضٍ وَالَّذِینَ آمَنُوا وَلَمْ یهَاجِرُوا مَا لَکمْ مِنْ وَلَایتِهِمْ مِنْ شَیءٍ حَتَّى یهَاجِرُوا وَإِنِ اسْتَنْصَرُوکمْ فِی الدِّینِ فَعَلَیکمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَى قَوْمٍ بَینَکمْ وَبَینَهُمْ مِیثَاقٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِیرٌ

Namun sangat disayangkan lembaga-lembaga internasional yang bergerak dalam bidang HAM bahkan termasuk sebagian dari organisasi-organisasi Islam  dan sebagian kaum muslimin yang setiap tahunnya mencetak jutaan Alquran ke seluruh dunia dan mengklaim diri sebagai pelayan Alquran dan penjaga Haramain Syarifain namun kedua ayat tersebut tidak diamalkan dan tidak memberikan perhatian atasnya. 

Dan juga sangat disayangkan kembali, kita bisa berkata bahwa pemimpin-pemimpin sebagian negara Islam bahkan menjadi pelayan dan membantu kepada pihak yang zalim. Mereka tidak peduli terhadap hak-hak dan nasib bangsa Palestina yang terzalimi. Mereka bahkan melakukan berbagian perjanjian dan pertemuan-pertemuan di belakang layar yang justru memperkuat eksistensi rezim Zionis di kawasan. Sembari membantu rezim Zionis mereka juga berupaya memperlemah kekuatan gerakan-gerakan anti Zionis dari kelompok-kelompok umat Islam. 

Mereka menyebut masalah Alquds bukanlah masalah umat Islam, dan berupaya agar umat Islam melupakan masalah Alquds. Namun dalam 40 tahun terakhir, dengan kegigihan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mulai dari Imam Khomeini rahmatullah 'alaihi yang dengan dukungan rakyat revolusioner dan sadar akan pentingnya mendukung perjuangan bangsa Palestina, suara dukungan terhadap Alquds terus digemakan diseluruh dunia. Melalui Hari Alquds Sedunia, Imam Khomeini hendak menjaga semangat umat Islam untuk terus mengingat dan tidak meninggalkan bangsa Palestina yang sedang digerogoti tumor ganas. 

Hari Alquds Sedunia harus dinilai sebagai salah satu hari penting internasional, dan demikian pula tahun ini meski dunia sementara menghadapi pandemi oleh penyebaran COVID 19 namun dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan, peringatan Hari Alquds Sedunia harus tetap terselenggara dan menggemakan suara pembelaan pada Palestina ke seluruh dunia. 

Hari ini, mereka yang mencintai dan mendambakan kemerdekaan tidak boleh tetap membiarkan kezaliman terjadi di Palestina dan diam saja dengan penjajahan yang terjadi di negeri para nabi tersebut. Umat Islam harus bersatu dan menyatakan suara yang sama dalam membela dan mendukung Palestina. Harus disuarakan bahwa nasib Palestina harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri. Sementara warga-warga pendatang yang kemudian membentuk rezim Zionis harus mengumpulkan barang pribadinya dan angkat kaki dari kawasan. Media-media yang ada juga harus turut bekerjasama menyampaikan informasi ke seluruh dunia bahwa sampai saat ini bangsa Palestina banyak kehilangan hak-hak asasinya, yang karenanya semua pihak secara serentak dan bersama menyatakan dukungan kepada Palstina. Saat ini generasi muda muslim Palestina dengan persatuan dan sikap pantang menyerah mereka menyampaikan pesan dan menebar ancaman kepada rezim Zionis bahwa rezim tersebut akan segera runtuh dalam waktu dekat. 

Melalui pesan ini kami menyampaikan kecaman sekeras-kerasnya kepada rezim Zonis dan pihak-pihak yang telah membantunya dari seluruh dunia. Dan selalu kami ulang, bahwa kami menyatakan dukungan sepenuhnya kepada bangsa Palestina dan semua gerakan perlawanan yang menuntut kemerdekaan Palestina. 

Terakhir, kami menyatakan terimakasih atas akan terselenggaranya sebuah pertemuan besar untuk membincangkan masalah Palestina, semoga Allah swt memberikan keridhaan, dan taufik kepada seluruh umat Islam dan memberikan pembebasan pada Palestina secepat-cepatnya. 

إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ ینْصُرْكُمْ وَیثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Husain Nuri Hamadani

Disebutkan, Konferensi Internasional Hari Alquds akan diselenggarakan secara virtual dengan menghadirkan pembicara dari 18 negara, pada 24-25 Ramadhan 1441 H. Akan turut hadir menyampaikan orasi, Syaikh Isa Qassem ulama kharismatik dari Bahrain, Syaikh Badar al-Din Hassoun ulama mufti Suriah dan juga perwakilan dari HAMAS dan Hizbullah.