Suasana Majelis Duka Ayatullah Ibrahim Amin di Qom
Menurut Kantor Berita ABNA, tepat di awal Ramadhan, rakyat Iran berduka atas wafatnya ulama besar dan juga politisi senior almarhum Ayatulllah Ibrahim Amin, Jumat (24/4). Ia adalah wakil warga Tehran pada Majelis Khubregan Rahbari dan menjabat sebagai mantan wakil ketua pada majelis tersebut. Ulama kharismatik ini menutup mata selama-lamanya dalam usia 95 tahun setelah berada dalam penanganan tim medis di rumah sakit Behesti di kota Qom, Republik Islam Iran.
Ayatullah Ibrahim Amin lahir pada 30 Juni 1925 di Najaf Abad, Provinsi Isfahan, Iran. Ia menuntut ilmu keIslaman dari sejumlah ulama terkemuka di masanya, seperti Imam Khomeini, Haj Agha Husain Qomi, Haj Agha Rahim Arbab, Ayatullah Sulthani, Ayatullah Baha al-Din, Ayatullah Mar'asyi Najafi, Ayatullah Ghulpaghani dan Allamah Thabathabai.
Sejumlah buku karyanya telah diterjemahkan dalam banyak bahasa dunia, termasuk dalam bahasa Indonesia. Ia dimakamkan di dalam Haram Sayidah Maksumah sa di kota Qom di pemakaman para ulama.
Berikut ini suasana majelis duka atas kepergian Ayatullah Amini. Terselenggara oleh Majma Jahani Ahlulbait as dengan menghadirkan Hujjatul Islam wa Muslimin Haj Abu al-Qassem anggota Majelis Khubregan Rahbari yang menyampaikan ceramah dan tilawah Alquran yang dibacakan oleh qari internasional Iran.
Majelis tersebut terselenggara di Haram Sayidah Maksumah sa Qom secara live tersebut tanpa dihadiri warga menyusul masih berlakukanya pelarangan untuk berkumpul dalam jumlah yang banyak di satu tempat.