Suasana Demonstrasi Warga Medan Kecam Kekerasan terhadap Muslim di India
Menurut Kantor Berita ABNA, konflik yang memanas di New Delhi India dalam beberapa hari terakhir yang menelan korban jiwa dari sejumlah umat Islam India, memicu kemarahan dan simpatik umat Islam di dunia, tidak terkecuali umat Islam di Indonesia. Dengan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor konsulat India di Medan, sejumlah warga muslim Medan menuntut pemerintah India untuk segera menghentikan aksi kekerasan yang dilakukan komunitas Hindu radikal kepada umat Islam India.
Mereka juga menuntut agar pemerintah India mencabut aturan kewarganegaraan yang dinilai diskriminatif terhadap warga muslim India.
Disebutkan kerusuhan di India berawal dari penyerangan yang dilakukan warga Hindu ke masjid-masjid dan kediaman warga muslim di kota New Delhi yang menelan korban jiwa sebanyak 38 orang.
Kerusuhan tersebut dipicu oleh aksi demonstrasi sejumlah warga muslim yang menolak UU kewarganegaraan yang diklaim diskriminatif terhadap warga muslim. Demontsrasi tersebut mendapat aksi tantangan dari kelompok yang menyepakati UU Kewarganegaraan tersebut. Antara dua kelompok yang bersebarangan ini, tanpa bisa dihentikan oleh aparat kepolisian melakukan bentrok yang menyebabkan bukan hanya kerusakan fasilitas publik, tempat ibadah dan rumah-rumah warga namun juga telah menelan korban jiwa dan luka-luka.