Kantor Berita Ahlulbait

Sumber : IRIB
Jumat

13 Mei 2016

02.51.33
753869

Sayid Hassan Nasrullah:

Daesh Diciptakan untuk Perangi Hizbullah, Iran dan Suriah

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Lebanon mengatakan, dua keburukan besar (nekbat), terorisme Zionis dan Takfiri yang mengacaukan kawasan, adalah proyek Inggris untuk menghancurkan poros perlawanan dan menciptakan perubahan di kawasan.

Menurut Kantor Berita ABNA, Sayid Hassan Nasrullah, Kamis (12/5) petang bertepatan dengan hari kelahiran Abul Fadhl Abbas As menegaskan bahwa kelompok teroris ISIS kalah di semua medan, oleh karena itu mereka menyerang warga sipil tak berdosa di Irak, Lebanon dan Suriah.

Sekjen Hizbullah juga menyinggung perkembangan kawasan dan mengenang hari Nekbat, berdirinya rezim Zionis Israel di tanah Palestina atas upaya dan dukungan Inggris. Ia menjelaskan, efek dari Nekbat ini, bangsa Arab dan Muslim terus disiksa dan keamanan, stabilitas serta masa depan mereka terancam.

Sayid Hassan Nasrullah menambahkan, sebagaimana Inggris yang telah melahirkan Israel di Palestina, hari ini, Amerika dan sekutu-sekutu regionalnya, menciptakan kelompok teroris di wilayah kita untuk menumpas semangat perlawanan yang tersisa.

Menurutnya, hari ini Amerika dan Barat menghadapi sebuah masalah di kawasan bernama poros perlawanan, yang terdiri dari Iran, Suriah, Hizbullah, Lebanon, Palestina dan kebangkitan umat serta terbentuknya gerakan perlawanan di Irak dan Yaman yang tahu bagaimana memerangi musuh baru, yaitu terorisme Takfiri.

Nasrullah mengatakan, mereka tidak hanya ingin menghancurkan Hizbullah dengan memakai tangan ISIS, tapi tujuan mereka adalah perang melawan Iran, serta menciptakan perubahan di Irak dan Suriah.

"Di Lebanon, mereka juga ingin mengerahkan para teroris Takfiri ke distrik Arsal, dekat perbatasan Suriah dan pesisir pantai Laut Mediterania, namun berkat kewaspadaan Hizbullah, konspirasi tersebut akan gagal," tegasnya.