Pernyataan Majma Jahani Ahlul Bait As Terkait Insiden di Mina

Pernyataan Majma Jahani Ahlul Bait As Terkait Insiden di Mina

Yang menjadi pertanyaan besar umat Islam di seluruh dunia adalah, kenapa tidak dilakukan langkah serius untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, bahkan tiap tahunnya kondisinya makin buruk dan terjadi peristiwa yang memakan korban lebih banyak?

Menurut Kantor Berita ABNA, menyikapi insiden Mina kamis [24/9] yang menelan korban jiwa lebih dari 1000 jamaah haji dan 2000 lainnya luka-luka, Majma Jahani Ahlul Bait, sebuah lembara internasional non government beranggotakan 500 ulama dan cendekiawan muslim Syiah diseluruh dunia, mengeluarkan pernyataan sikap.

Berikut teks pernyataannya:

Bismillahirrahmanirrahim

Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan rasul-Nya, kemudian kematian menjemputnya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh pahalanya berada di sisi Allah(Qs. Al-Nisa: 100)

Insiden yang terjadi tepat di Hari Raya Kurban di kawasan suci Mina yang memakan ratusan korban meninggal dan luka-luka dari pihak para tamu Allah itu sangat disayangkan dan mengkhawatirkan. Disayangkan karena banyak sekali orang mukmin dari berbagai negara yang sedang berhijrah kepada Allah terpaksa harus kehilangan nyawanya. Mengkhawatirkan tentang bagaimana nasib pengelolaan al-Haramain (Mekah dan Madinah)?

Mengingat bahwa kawasan Mina hampir selalu menjadi saksi terjadinya insiden suram bagi jamaah haji, tentunya hal itu menjadi pertanyaan besar bagi umat Islam seluruh dunia, kenapa tidak dilakukan langkah serius untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan? lebih dari itu, kenapa tiap tahunnya kondisinya makin memburuk dan terjadi peristiwa yang memakan korban lebih banyak? Kenapa tidak memperhatikan keselamatan dan nyawa para tamu Allah yang sedang berhaji itu?

Pada insiden yang terjadi di Mina kemarin merupakan kelalaian yang paling parah menyangkut keamanan jamaah haji, dan itu jelas menimbulkan banyak pertanyaan. Jika memang perlu adanya penutupan akses, kenapa tidak menginfokan jalur alternatif lain pada jamaah haji? Kenapa tidak memberikan petunjuk yang benar pada para peziarah yang masih dalam keadaan lelah setelah melakukan amalan bermalam di Masyair itu? Kenapa tidak disediakan tenaga pengaman yang cukup guna mengontrol jamaah yang begitu besar? Kenapa tidak segera menangani jamaah yang terluka? Bukankah jika pihak yang terluka segera diberi pertolongan pertama maka korban jiwa pasti lebih sedikit? Kenapa penyambutannya seperti itu, padahal jumlah jamaah haji itu lebih sedikit jika dibanding tahun-tahun sebelumnya? Dan kenapa para pejabat Arab Saudi yang seharusnya merasa bertanggung jawab malah menyalahkan pihak lain?!

Selain Mina, contoh lain kelalaian pengamanan jamaah haji adalah proyek perluasan Haram Mekah. Meski ritual haji sedang berlangsung namun proyek tersebut belum ditertibkan. Keberadaan crane-crane (alat derek) dan bangunan yang belum kokoh jelas sangat mengancam keamanan jutaan kepala jamaah haji. Sekitar dua minggu yang lalu, lebih dari puluhan jamaah haji meninggal akibat jatuhnya crane tersebut. Sangat disayangkan, pihak kerajaan Saudi secara resmi menyatakan bahwa faktor insiden tersebut karena kelalaian pengamanan dari pihak kontraktor proyek.

Majma Jahani Ahlulbait As mecakup para ulama, mufti, kepala negara-negara Islam, lembaga HAM, organisasi internasional – terhusus lembaga-lembaga Islam yang bersangkutan- dan perserikatan-perserikatan besar Islam menuntut supaya penanganan urusan haji tidak hanya didominasi satu negara, namun dikelola oleh seluruh negara-negara Islam secara bersama, sehingga dengan memanfaatkan segala fasilitas dan potensi yang dimiliki seluruh umat Islam maka insiden-insiden tragis tidak akan lagi terjadi.

Majma Jahani Ahlulbait As menyampaikan turut berduka cita kepada Rasulullah Saw dan keluarganya yang suci alaihimussalam, Pemimpin Besar Revolusi Islam, keluarga yang ditinggalkan dan pihak-pihak yang turut bersungkawa di seluruh dunia Islam atas musibah tragis tersebut. Bagi yang meninggal dunia, semoga mendapat rahmat istimewa Allah Swt, dan bagi yang terluka, semoga lekas pulih.

اللهم انا نشکو الیک فقد نبینا و غیبة ولینا و کثرة عدونا و قلة عددنا و شدة الفتن بنا.

Ya Allah, kami mengadu padamu dari kepergian Nabi kami, gaibnya Imam kami, banyaknya musuh kami, sedikitnya jumlah kami dan dahsyatnya cobaan bagi kami.

 

Majma Jahani Ahlulbait As

3 Mehr 1394 Hs – 11 Dzulhijjah 1436 H

Perlu diketahui, pada insiden maut yang terjadi di Mina kemarin telah memakan korban meninggal lebih dari 1500 dari para pihak peziarah Baitullah al-Haram.

 

 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

conference-abu-talib
We are All Zakzaky