Berita Majma:

Majma Jahani Ahlul Bait Kecam Vonis Hukuman Mati Syaik Nemr

Majma Jahani Ahlul Bait Kecam Vonis Hukuman Mati Syaik Nemr

Dengan keluarnya vonis hukuman mati atas Ayatullah Syaikh Nemr Baqi al-Nemr oleh peradilan tinggi Arab Saudi, Majma Jahani Ahlul Bait mengeluarkan pernyataan sikap menolak keputusan tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Dengan keluarnya vonis hukuman mati atas Ayatullah Syaikh Nemr Baqi al-Nemr oleh peradilan tinggi Arab Saudi, Majma Jahani Ahlul Bait mengeluarkan pernyataan sikap menolak keputusan tersebut.

Disebutkan dalam pernyataan sikap tersebut, kebijakan Arab Saudi mengeluarkan hukuman mati kepada ulama yang tidak terbukti bersalah adalah perbuatan yang tidak syar’i dan bertentangan dengan hukum Islam serta tidak sesuai dengan pri kemanusiaan. Majma Jahani Ahlul Bait juga menuntut kepada lembaga-lembaga Internasional yang bergerak di bidang penegakan HAM, para politikus, penulis dan pemikir yang berpikiran bebas untuk turut memberikan pengecaman yang serupa.

Berikut matan lengkap pernyataan sikap Majma Jahani Ahlul Bait tersebut:

بسم الله الرحمن الرحیم

Allah Swt berfirman dalam kitab suci Al-Qur’an:

"وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنقَلَبٍ يَنقَلِبُون". وقال: "وَقَالَ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَنْ يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءَكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ مِنْ رَبِّكُم"..

Dengan penuh rasa keheranan akan dikeluarkannya vonis hukuman mati oleh rezim Arab Saudi di Riyadh atas ulama fakih dan kharismatik Allamah Syaikh Nemr al-Nemr yang tentu sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan bahkan nilai-nilai ajaran-ajaran agama. Itupun sejak tahun 2012 beliau telah dipenjara dalam keadaan terluka sebab sebelumnya telah ditangkap dengan terlebih dahulu dilumpuhkan dengan peluru tajam sampai akhirnya keluar vonis pengadilan bahwa beliau harus dihukum mati.

Keluarnya hukuman mati tersebut sebagaimana diketahui tidak melalui proses peradilan yang adil dan tidak berdasarkan bukti-bukti yang valid. Dengan berdasar pada kenyataan tersebut, Majma Jahani Ahlul Bait sebagai salah satu lembaga internasional yang menampung ratusan cendekiawan Islam yang tersebar diseluruh dunia dengan ini menyatakan kecaman dan mengutuk keras kebijakan Arab Saudi yang tidak mengindahkan norma-norma kemanusiaan dan nilai-nilai keadilan ajaran agama tersebut, dan menuntut agar vonis hukuman mati tersebut dicabut kembali.

Kami juga meminta kepada para ulama, tokoh-tokoh yang dunia yang peduli akan tegaknya nilai-nilai HAM, lembaga-lembaga internasional, para tokoh politik, para penulis diseluruh dunia untuk menyatakan hal yang sama menolak keluarnya hukum yang zalim dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan itu dan memberikan dukungan kepada mereka yang terzalimi hanya karena menjalankan kewajiban syar’i mereka.

Terakhir, Syaikh Nemr dan pemuda-pemuda yang bersamanya adalah orang-orang yang tengah berjuang untuk menegakkan tegaknya keadilan yang merupakan kewajiban insaniyah namun kemudian ditangkap, dipenjara dan divonis hukuman mati. Karenanya tuntutan agar mereka dibebaskan dari vonis yang tidak berdasar adalah tuntunan yang logis dan sudah semestinya. Ini demi menjaga stabilitas Negara dan hubungan baik antar warga Negara yang memiliki hak-hak yang sama.

"إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ ۚ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِين".

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Majma Jahani Ahlul Bait

 

 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini