Pernyataan Terbuka Majma' Ahlul Bait tentang Tragedi Kemanusiaan di Irak

Pernyataan Terbuka Majma' Ahlul Bait tentang Tragedi Kemanusiaan di Irak

Majma' Jahani Ahlul Bait tuntut ulama bangkit menghadapi keganasa ISIS

Menurut Kantor Berita ABNA, lembaga internasional non pemerintah  Majma' Ahlul Bait as telah mengeluarkan kecaman terhadap aksi kekerasan yang dilakukan kelompok teroris di  Irak. Aksi teror yang brutal tersebut disebut sebagai perilaku biadab yang telah keluar dari norma-norma adab dan kemanusiaan, yang ditolak oleh seluruh agama dan mazhab di dunia, baik sunni maupun syiah.

Berikut pernyataan Majma Ahlul Bait atas tragedi berdarah yang terjadi dan masih berlangsung di Irak:

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا أَنْ يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ مِنْ خِلَافٍ أَوْ يُنْفَوْا مِنَ الْأَرْضِ ۚ ذَٰلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا ۖ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, - Surah al-Maidah ayat 33.

Umat Islam merasa terluka dan dukacita akibat fenomena menyakitkan yang terjadi di bumi risalah wahyu dan negara yang dihuni para Imam suci di mana kelompok teroris  telah mempertontonkan pengkhianatan dan tindakan kepengecutan secara nyata di ibu pertiwi peradaban kemanusiaan serta tanah air Irak yang dikasihi.

Tidak dapat dipungkiri, justru dibalik tragedi tersebut terlibat juga beberapa negara arab yang bekerjasama dengan negara adi kuasa dan gerakan zionisme internasional. Kelompok tersebut tidak beriman pada Islam, juga tidak beramal dengan nilai kemanusiaan dan akhlak yang telah menjadikan warga sipil sunni dan syiah di berbagai wilayah Irak yang sejak bertahun-tahun lamanya hidup damai kini menjadi sasaran korban sembelihan dan kezaliman di rumah-rumah mereka, tempat ibadah, pasar dan lain-lain.

Kami di Majma' Ahlul Bait menyatakan secara tegas dan telah memberi kecaman sejak dua tahun yang lalu di dalam surat terbuka kepada para ulama Islam, pemerintah Irak, para pemimpin partai dan politik, tokoh masyarakat dan kelompok agama di Irak mengenai konspirasi dan fitnah yang melanda Irak dalam rangka menggugat keamanan dan kestabilan serta meenjarah kekayaan rakyat Irak. Kami telah meminta seluruh komponen masyarakat Irak agar berkerja demi merealisasikan persatuan dan saling bergandeng tangan untuk menghadapi konspirasi Takfiri dan tipu daya musuh asing dengan membangun Irak yang makmur, stabil, aman, saling pengertian dan bersaudara.

Kami di Majma' Jahani Ahlul Bait menyatakan dukungan sepenuhnya  kepada ulama-ulama marja', pemimpin agama, politik dan sosial yang bertekad menyatakan perang melawan terorisme, Takfiri, dan  ISIS. Mengenai perkara ini kami juga menyatakan dukungan sepenuhnya kepada fatwa marja' agama Ayatullah Sayid Ali al-Sistani, yang menyerukan  pengangkatan senjata di kalangan rakyat Irak demi menghadapi kelompok  Takfiri yang sedang melakukan kerusakan di atas muka bumi.

Kami juga mendukung ketegasan pemerintah Irak yang gagah dan berani dalam menghadapi kezaliman teroris Takfiri yang diupah oleh beberapa negara Arab dan asing. Kami berharap inspirasi rakyat Irak, penganut agama Islam dan bangsa Arab terhadap keganasan mereka menjadi penyebab kembalinya keamanan dan kestabilan di negara yang dikasihi ini.

Dengan ini, kami menyeru seluruh masyarakat internasional dan organisasi hak asasi manusia terutama sekali para ulama Syiah dan Sunni agar menunaikan tanggung jawab kemanusiaan dan agama masing-masing terhadap pertumpahan darah rakyat sipil serta mengutuk perbuatan sadis yang berkaitan dengan kelompok militan  Salafi dan Wahabi ini, dengan menyatakan bahwa mereka adalah penjahat perang yang melakukan kesalahan anti kemanusiaan. Sekiranya mereka tidak bangkit menghadapi tragedi kemanusiaan ini sudah tentu akan membawa kepada akibat buruk seperti semakin berkobarnya fitnah dan perpecahan antar mazhab, suku, perpecahan Irak yang akan merembes pada negara-negara tetangga.

Majma' Ahlul Bait 

16 Syaban 1435/12 Juni 2014

 


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini