Pertemuan Majma Jahani dengan Parlemen Bangladesh

Warga Syiah di Bangladesh Mampu Diterima dengan Baik

"Dengan keberadaan 15 masjid dan beberapa Husainiyah, tentu sangat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Syiah dan kemajuan dakwah Ahlul Bait di Bangladesh. Para ulama, ruhaniawan, cendekiawan dan pengusaha dari kalangan Syiah dapat dipersatukan."

Menurut Kantor Berita ABNA, Hujjatul Islam wa Muslimin Akhtari dalam pertemuannya dengan Nawab Ali Abbasi Khan anggota Parlemen Bangladesh perwakilan Majma Jahani Ahlul Bait di Bangladesh menegaskan dan berkata, "Berusahalah sebisanya untuk memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah Bangladesh sampai Syiah diakui secara resmi sebagai mazhab yang sah di Negara ini dan pada sisi lain juga memiliki hubungan yang baik dengan para ulama mazhab Ahlus Sunnah."

Selanjutnya Pimpinan Majma Jahani Ahlul Bait tersebut meminta agar kitab-kitab mengenai ilmu-ilmu Ahlul Bait banyak ditulis ataupun diterjemahkan sehingga masyarakat Bangladesh secara umum lebih banyak mengenal mengenai Mazhab Ahlul Bait. Beliaupun dalam pertemuan ini menegaskan pentingnya ukhuwah Islamiyah dan terwujudnya persatuan umat Islam.

Nawab Ali Abbasi Khan juga dalam pertemuan tersebut menyatakan kondisi masyarakat Syiah di Bangladesh. Beliau berkata, "Alhamdulillah, Syiah di Bangladesh mampu diterima oleh masyarakat Ahlus Sunnah bahkan hubungan antar pengikut kedua mazhab ini terhitung baik."

Beliau kemudian menyatakan bahwa dengan masuknya beberapa pengikut Ahlul Bait dalam parlemen maupun di pemerintahan Bangladesh mampu dibuat kebijakan-kebijakan yang signifikan untuk kepentingan penyebaran dakwah Ahlul Bait, "Misalnya dengan keberadaan perwakilan Syiah di Parlemen, kita telah berhasil mendirikan beberapa madrasah dan Darul Qur'an serta melalui lobi-lobi kami bisa meloloskan beberapa kegiatan keagamaan yang mendapatkan izin untuk diselenggarakan secara terbuka." Katanya menjelaskan.

"Dengan keberadaan 15 masjid dan beberapa Husainiyah, tentu sangat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Syiah dan kemajuan dakwah Ahlul Bait di Bangladesh. Para ulama, ruhaniawan, cendekiawan dan pengusaha dari kalangan Syiah dapat dipersatukan." Lanjutnya lagi.

Diberitakan, seorang pelajar Bangladesh yang masih sementara menimba ilmu di Iran, Abu Said juga hadir dalam pertemuan tersebut.  

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini