Upaya Presiden dan Menlu RI Mendorong Realisasi Kesetaraan Vaksin di Dunia

Upaya Presiden dan Menlu RI Mendorong Realisasi Kesetaraan Vaksin di Dunia

Menghadapi pandemic COVID-19 yang melanda Republik Indonesia, tidak membuat Presiden dan jajaran menterinya hanya memberikan perhatiannya ke dalam negeri. Kebijakan luar negeri Indonesia adalah berusaha mendorong dunia agar merealisasikan kesetaraan vaksin di dunia.

Menurut Kantor Berita ABNA, Hal ini dikarenakan sampai saat ini masih terjadi ketimpangan dalam penyebaran vaksin COVID-19 di dunia dan sekitar 70 persen berada di negara-negara kaya.

Hari Selasa (13/07/2021), Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pandangannya terkait SDGs pada Forum Tingkat tinggi Dewan Ekonomi Sosial PBB (ECOSOC) secara virtual.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa vaksin merupakan "global public goods" sehingga harus diperluas aksesnya kepada seluruh negara di dunia.

"Vaksin sebagai 'global public goods' jangan hanya menjadi slogan, Indonesia mendorong agar kita melakukan percepatan realisasi kesetaraan akses vaksin bagi semua negara," kata Presiden Jokowi sebagaimana dikutip Parstodayid dari Antaranews, Rabu (14/07/2021).

Penyebarluasan akses vaksin tersebut menurut Presiden Jokowi termasuk melalui berbagi dosis melalui "COVID-19 Vaccines Global Access (COVAX) facilities".

"Pemenuhan kebutuhan pendanaan vaksin multilateral, peningkatan produksi vaksin global termasuk melalui TRIPS (Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights) weaver, penguatan global 'supply chain' vaksin termasuk menghilangkan hambatan ekspor, hambatan bahan baku vaksin, dan peningkatan diversifikasi dan volume produksi vaksin termasuk di negara berkembang," ungkap Presiden.

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*