Ayatullah Makarim Shirazi:

Umat Islam dan Komunitas Internasional Harus Tegas terhadap Takfirisme

Umat Islam dan Komunitas Internasional Harus Tegas terhadap Takfirisme

"Tidak diragukan lagi, insiden berdarah ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Umat Islam di dunia dan komunitas internasional harus mengambil sikap tegas dan praktis menentangnya."

Menurut Kantor Berita ABNA, ulama marja taklid Syiah Ayatullah al-Uzhma Nashir Makarim Shirazi mengutuk tragedi pembantaian komunitas Syiah di Kunduz Afghanistan. Ia menekankan, "Tidak diragukan lagi, insiden berdarah ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Umat Islam di dunia dan komunitas internasional harus mengambil sikap tegas dan praktis menentangnya."

Berikut pesan tertulis ulama yang bermukim di kota Qom, Republik Islam Iran tersebut:

Bismilllahirrahmanirrahim

Saya menerima berita yang mengerikan dan mengejutkan tentang ledakan masjid Kunduz di Afghanistan utara, yang sangat disayangkan dan menyakitkan. Tidak diragukan lagi, insiden berdarah ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dimana umat Islam dunia dan komunitas internasional harus mengambil sikap tegas dan praktis. Sampai kapan kita harus menyaksikan tragedi genosida rakyat Afganistan oleh Takfiri yang tidak mengenal Tuhan?!

Hari ini, hak paling dasar rakyat Afghanistan mudah dilanggar, yang sangat dipertanyakan, mengapa bisa terus terjadi. Pemerintah saat ini harus benar-benar memperhatikan untuk menghadapi kelompok takfiri yang tidak terkendali begitupun dengan kelompok bersenjata yang selalu mengancam keamanan rakyat Afghanistan setiap saat. Jika ini dibiarkan maka, masa depan yang gelap akan datang, nauzubillah.  

Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada rakyat Afghanistan yang berduka, terutama keluarga yang ditinggalkan dan kerabat para korban, dan saya berharap bahwa dengan kesepakatan nasional dan pembentukan pemerintahan yang komprehensif di Afghanistan, tangan para penghasut akan terputus. dan tragedi ini akan berakhir; Pastinya, para penjahat dari kejadian ini akan melihat jawaban atas pekerjaan mereka.

Nashir Makarim Shirazi

Disebutkan Kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Masjid Kunduz, yang menyebabkan lebih dari seratus orang gugur. 

Serangan bom bunuh diri yang terjadi di Masjid Syed Abad, Kunduz, utara Afghanistan, Jumat (9/10) itu mendapat kecaman berbagai pihak.  Tidak lama kemudian, kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di masjid Syiah tersebut. ISIS mengumumkan pelaku bom bunuh diri bernama Mohammad Al Uyghuri.

Juru bicara Taliban menekankan urgensi menghukum orang-orang yang berada di balik serangan teror ke Masjid Syiah tersebut. Zabiullah Mujahid, Sabtu (9/10) mengatakan, "Hukuman paling berat akan diterima oleh orang-orang yang berada di balik serangan ini."

Jubir Taliban menambahkan, pengejaran dan penangkapan para pelaku ledakan teror ini akan terus dilakukan dengan serius.


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*