?>
Galeri Photo ABNA:

Suasana di Balik Layar Majelis Takziyah Almarhum Jalaluddin Rakhmat

Suasana di Balik Layar Majelis Takziyah Almarhum Jalaluddin Rakhmat

Menurut Kantor Berita ABNA, dalam rangka memperingati hari ke tujuh wafatnya cendekiawan muslim Indonesia dan pemikir besar dunia Islam almarhum DR. KH. Jalaluddin Rakhmat yang juga anggota istimewa Lembaga Internasional Ahlulbait as terselenggara majelis takziyah secara virtual pada Selasa, (24/2).

Pada majelis takziyah virtual yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut hadir sejumlah pembicara yaitu Deputi Hubungan Internasional Hauzah Ilmiah Hujjatul Islam wa Muslimin Husaini Kohsari, Deputi Hubungan Internasional Lembaga Internasional Ahlulbait Hujjatul Islam wa Muslimin DR. Mohammad Javad Zaraan,  Direktur ICC Jakarta Hujjatul Islam wa Muslimin Abdul Majid Hakim Ilahi, Ketua Dewan Syura DPP Ahlulbait Indonesia  (DPP ABI) DR. Sayid Umar Shahab dan Dewan Syura PP Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (PP IJABI) KH. Miftah Fauzi Rakhmat, MA yang juga putra almarhum. 

Mjaelis takziyah virtual  yang diselenggarakan oleh Lembaga Internasional Ahlulbait as ini disiarkan dalam tiga bahasa yaitu Inggris, Persia dan bahasa Indonesia. Hujjatul Islam wa Muslimin Husain Bahrami, peneliti dan pengamat isu-isu Asia Tenggara tampil sebagai moderator dan Ismail Amin, pelajar Indonesia yang studi di Universitas Internasional Almustafa Iran hadir sebagai penerjemah dalam acara tersebut. Berlangsungnya acara dipimpin langsung Direktur Kantor Berita ABNA Hujjatul Islam wa Muslimin Sayid Husaini Arif. 

Acara majelis diawali dengan pembacaan qiraah Alquran oleh qari internasional Iran ustad Ali Alizadeh, yang kemudian dilanjutkan penyampaian para pembicara. Berlangsung selama  2 jam 15 menit, majelis virtual ini diikuti lebih dari 1000 orang dan juga direlay oleh chanel Youtube Majulah IJABI dan page Facebook PP IJABI. 

Disebutkan DR. KH. Jalaluddin Rakmat meninggal dunia pada Senin,15 Februari 2021 pukul 15.45 WIB di ruang ICU RS Santosa Internasional Bandung dalam usia 71 tahun. Ia lahir Bandung, Jawa Barat, 29 Agustus 1949. Semasa hidup ia dikenal sebagai ulama dan cendekiawan muslim Indonesia yang terkemuka. Ia banyak menghasilkan karya tulis baik di bidang komunikasi, keagamaan maupun isu-isu sosial. Di dunia sosial-keagamaan, Ia menginisiasi berdirinya Ikatan Jamaah Ahlulbait (IJABI) dan juga mendirikan sekolah Muthahari di Bandung. Penguasaannya dalam ilmu agama juga diakui dunia internasional dengan berkali-kali hadir dalam pertemuan-pertemuan internasional. Di tingkat internasional ia tercatat sebagai anggota istimewa Lembaga Internasional Ahlulbait as.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini