Presiden AS Tanggapi Kemitraan Strategis Iran dan Cina

Presiden AS Tanggapi Kemitraan Strategis Iran dan Cina

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, menganggap penandatanganan kesepakatan kemitraan strategis Iran dan Cina sebagai mengkhawatirkan.

Menurut Kantor Berita ABNA, “Saya sudah lama mengkhawatirkan kemitraan Iran-Cina,” kata Biden dalam mereaksi kesepakatan kerja sama 25 tahun antara Tehran dan Beijing pada Minggu (28/3/2021) malam, seperti dikutip Farsnews.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan mitranya dari Cina Wang Yi, menandatangani dokumen Kemitraan Strategis Komprehensif di Tehran pada 27 Maret lalu.

Kemitraan Strategis Komprehensif ini menjabarkan kerja sama di berbagai aspek termasuk politik, keamanan, pertahanan, budaya, pertanian, ekonomi, ilmu pengetahuan, pariwisata, minyak dan energi, infrastruktur komunikasi dan teknologi informasi, perdagangan, dan kesehatan.

Media Amerika, Bloomberg menilai Kemitraan Strategis Komprehensif Iran-Cina sebagai tantangan bagi pemerintah baru AS. Integrasi yang lebih dekat antara Iran dengan Cina dapat membantu menopang ekonominya dari dampak sanksi AS, sekaligus mengirimkan sinyal yang jelas kepada pemerintahan Biden tentang pandangan Tehran.

Surat kabar The Wall Street Journal memandang kesepakatan kemitraan strategis Cina-Iran akan menggagalkan skenario Washington untuk mengucilkan Tehran. (RM)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*