Porter: AS Sambut Gencatan Senjata Saudi dan Yaman

Deputi juru bicara Kementerian Luar Negeri AS dalam sebuah jumpa pers mengatakan, Washington menyeru pihak-pihak yang terlibat perang di Yaman untuk menerapkan gencatan senjata.

Menurut Kantor Berita ABNA, "Amerika Serikat menyambut komitmen Arab Saudi dan pemerintah Yaman untuk menerapkan gencatan senjata dan memulai proses politik di Yaman," kata Jalina Porter seperti dilansir Fars News, Selasa (23/3/2021).

Porter mengungkapkan bahwa lobi untuk menerapkan perdamaian di Yaman terus berlanjut. "Kami meminta seluruh pihak yang bertikai segera menerapkan gencatan senjata dan memulai perundingan di bawah pengawasan PBB," tambahnya.

Statemen Jalina Porter ini dirilis hanya beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Arab Saudi  Faisal bin Farhan Al Saud pada Senin (22/3/2021) sore mengatakan bahwa berdasarkan prakarsa yang diklaim Riyadh, Bandara Internasional Sanaa akan dibuka secara terbatas, dan pembatasan terhadap pelabuhan Al Hudaydah akan dikurangi.

Juru Bicara Ansarullah Yaman Mohammed Abdul Salam merespon prakarsa Arab Saudi ini dan di akun Twitternya menulis, "Arab Saudi bagian dari agresi ke Yaman. Setiap rencana yang tidak memperhitungkan fakta bahwa Yaman berada di bawah agresi dan pengepungan tidaklah serius dan tidak ada yang baru."

Perang yang dilancarkan Arab Saudi ke Yaman memasuki tahun ketujuh dan menurut pengakuan PBB, Riyadh melakukan sabotase terhadap lebih dari lima babak perundingan Yaman-Yaman di Kuwait, Oman dan Yordania.

Bandara Internasional Sanaa selama enam tahun lalu dibombardir dan diblokade ketat oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Langkah ini diambil ketika koalisi yang dipimpin Arab Saudi daoam kesepakatan Stockholm (2018) berkomitmen melonggarkan blokade terhadap bandara untuk penerbangan kemanusiaan, tapi janji tersebut sampai saat ini belum dipenuhi.  (MF)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*