PM Israel: Orang-Orang Iran Menyiksa Kami dari Jauh

PM Israel: Orang-Orang Iran Menyiksa Kami dari Jauh

Perdana Menteri rezim Zionis Israel dalam pidato terbarunya kembali mengulang klaim anti-Iran. Menurutnya, orang-orang Iran menyiksa Israel dari jauh.

Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Naftali Bennett, Selasa (23/11/2021) kembali mengeluarkan statemen yang menyerang program nuklir, dan sikap regional Iran, menjelang perundingan Wina. 

Ia menuturkan, "Orang-orang Iran meski tinggal di Tehran dalam situasi keamanan, mengepung Israel dengan rudal. Mereka menyiksa kami dari jauh, dan akan melukai kami."
 
PM Israel kemudian menyampaikan tuduhan tak berdasar terkait dukungan Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC terutama Pasukan Quds, terhadap terorisme. Bennett juga menyinggung perundingan Wina yang akan digelar beberapa hari ke depan.
 
"Bahkan jika kesepakatan antara Iran dan adikuasa dunia dicapai, Israel tetap bukan bagian darinya, dan tidak mempercayainya. Mungkin saja terbuka sebuah era rumit termasuk tidak dicapinya kesepakatan dengan sekutu-sekutu kami, tapi Israel akan terus mempertahankan kebebasan bertindaknya. Ini tidak akan menjadi yang pertama. Bahkan jika terdapat peluang kembali ke JCPOA sekali pun," ujarnya.  
 
PM Israel menegaskan, "Kesalahan pasca-kesepakatan nuklir tahun 2015 tidak akan terulang. Seperti obat tidur yang mempengaruhi kami, dan Israel tertidur. Kami belajar dari kesalahan ini. Kami akan tetap mempertahankan kebebasan bertindak kami." (HS)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*