Berita Forum Internasional Ahlulbait:

Pernyataan Forum Internasional Ahlulbait as terkait Hari Quds Internasional

Pernyataan Forum Internasional Ahlulbait as terkait Hari Quds Internasional

Pernyataan Forum Internasional Ahlulbait as terkait Hari Quds Internasional

Menurut Kantor Berita ABNA, dalam rangka menyambut Hari Quds Internasional 1442 H, Forum Internasional Ahlulbait as sebagai sebuah organisasi internasional yang menghimpun lebih dari 200 dari intelektual dan cendekiawan muslim pencinta Ahlulbait as dari seluruh dunia mengeluarkan sebuah pernyataan resmi secara tertulis yang diterjemahkan dalam lebih dari 20 bahasa dunia. 

Berikut pernyataan Forum Internasional Ahlulbait as:

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan mennyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

#Hari ini, Quds Suci lebih dekat dengan kita dari sebelumnya#

Salam dan berkah Allah swt teruntuk ruh Imam Khomeini ra yang dengan inisiatif cerdasnya, mengumpulkan hati semua kaum muslimin, terutama orang-orang merdeka di dunia, seperti banjir yang menderu pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan. Dengan teriakan dan laknat umat Islam terhadap setan Zionis, tidak ubahnya melontar jumrah sebagai bentuk baraah dan permusuhan. 

Front perlawanan tanpa batas di berbagai belahan dunia, dengan teladan populer para komandan syahidnya sebagaimana Jenderal Soleimani, telah memaksa Israel untuk tertekan dan mengalami kesulitan dari waktu ke waktu, Gerakan perlawanan saat ini, dari hari ke hari semakin membawa Umat Muslim dan dunia mendekat ke kota suci Quds. Cita-cita Ilahi semakin dekat.

Kemajuan proyek nuklir untuk perdamaian dan penguatan kemampuan pertahanan negara-negara Islam, yang tidak akan memiliki  alasan dan keraguan sedikit pun untuk mundur, telah  mengancam keamanan rezim yang selama ini begitu mudahnya merampas rumah-rumah warga sipil yang tidak berdosa di Alquds, yang memiliki ambilis untuk mendominasi dan mengambil keuntungan dari perjanjian palsu abad ini. 

Selain itu, upaya Netanyahu si pembantai anak-anak telah gagal untuk membentuk kabinet dan semakin menguatnya protes rakyat yang meluas terhadap kebijakan kontraksi pemerintahnya adalah proses keruntuhan rezim Zionis secara bertahap. Serangan buta terhadap fasilitas nuklir dan infrastruktur, pencarian dan penggerebekan terus menerus mereka lakukan di rumah-rumah Palestina, meningkatnya kejahatan dan kekerasan terhadap narapidana dan tahanan yang tertindas, mimpi khayalan untuk menormalkan hubungan antara negara-negara yang bergantung dan pengecut, serta rahasia dan uji coba nuklir yang gagal. Kesemuanya itu adalah petanda rezim Zionis di ambang kejatuhan.

Perlu diketahui bahwa masyarakat internasional semakin keras dalam mengutuk gagasan memecah Quds menjadi Quds Timur dan Barat, dan secara tegas menolak Quds menjadi ibukota Israel. Masyarakat dunia semakin waspada dan bangkit dari sebelumnnya. Mereka telah menyambut seruan Imam Khomeini yang ditujukan kepada pemimpin negara-negara muslim dan orang-orang yang merdeka, untuk menggelar referendum terbuka oleh bangsa Palestina, baik terselenggara secara virtual maupun langsung. Yang ini akan menandai keruntuhan neoliberalisme Barat dan menghancurkan kepongahan Amerika penindas dan Eropa yang penipu. 

Dengan ini, Forum Internasional Ahlulbair as mengajak semua anggotanya, perwakilan, para dai dan semua aktivis kemanusiaan di seluruh dunia, untuk lebih waspada, lebih terintegrasi dan lebih inovatif dari sebelumnya dalam melakukan aksi-aksi pembeaan terhadap Palestina dengan tetap memperhatikan bahaya penyebaran COVID 19. Semuanya harus berteriak untuk mengakhiri hegemoni kosong dengan cara apapun engan menyambut seruan dan panggilan Pemimpin Tertinggi di zaman ini. Dengan menyambut, kami menjawab seruan ini, kita yakin bahwa kemenangan demi kemenangan sudah dekat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Qs. Muhammad: 7)

Lembaga Internasional Ahlulbait as


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*