Parlemen Yordania: Langkah Inggris terhadap Hamas, Hadiah untuk Israel

Parlemen Yordania: Langkah Inggris terhadap Hamas, Hadiah untuk Israel

Sejumlah anggota parlemen Yordania mengecam keputusan pemerintah Inggris terhadap Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas).

Sebanyak 75 anggota parlemen Yordania dalam sebuah surat kepada ketua parlemen, Abdul Karim al-Dughmi, mengecam langkah Inggris yang menetapkan Hamas sebagai organisasi teroris, dan menganggapnya sebagai serangan terhadap rakyat Palestina dan bangsa Arab.

"Keputusan Inggris ini merupakan hadiah kepada rezim penjajah Israel karena telah membunuh rakyat Palestina, menduduki tanah Palestina, dan mengepung masyarakat Gaza," kata surat tersebut seperti dikutip media, Elnashra, Minggu (21/11/2021).

Menurut mereka, penetapan Hamas sebagai organisasi teroris merupakan tindak lanjut dari deklarasi jahat Balfour, di mana 100 tahun lalu, Inggris mengundang orang-orang Yahudi dari seluruh dunia ke Palestina dan tinggal di sana.

Pada Jumat lalu, Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengatakan kegiatan Hamas di Inggris akan dilarang di bawah Undang-Undang Kontra-Terorisme.

"Siapa pun yang mendukung Hamas, mengibarkan benderanya, atau mengatur pertemuan untuk organisasi ini dianggap telah melanggar hukum Inggris," tandasnya. (RM)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*