Organisasi Energi Internasional Kecewa dengan AS, Ini Penyebabnya

Organisasi Energi Internasional Kecewa dengan AS, Ini Penyebabnya

Organisasi Energi Internasional (IEA) mengutarakan kekecewaannya terhadap Amerika Serikat (AS), karena negara ini merilis cadangan minyak strategis (SPR) untuk kebutuhan domestik.

Menurut Kantor Berita ABNA, Reuters Senin (9/5/2022) melaporkan, IEA menilai langkah AS ini akan mengancam pasokan beberapa negara dunia lainnya yang saat ini juga sedang membutuhkan minyak. Pasokan minyak global sendiri saat ini diketahui berkurang cukup banyak karena sanksi Barat kepada Rusia pasca serangan Moskow ke Ukraina.

"IEA merasa kecewa dengan rilis keputusan AS yang pada awalnya dilakukan secara sepihak," kata seorang sumber yang akrab dengan diplomasi seputar rilis tersebut kepada Reuters, Senin (9/5/2022).

"Ini adalah pemahaman umum dari anggota IEA bahwa kita harus bekerja sama secara keseluruhan," kata sumber lain yang mengatakan keputusan AS itu mengejutkan.

Di sisi lain, Departemen Energi AS mengatakan bahwa keputusan Washington ini telah dikoordinasikan dengan IEA. Departemen itu menyebut pelepasan SPR untuk kebutuhan domestik merupakan tindakan yang sah dan tidak melanggar kaidah lembaga itu.

"AS dan negara-negara anggota IEA lainnya dapat dan memiliki, secara independen, melepaskan minyak dari cadangan strategis mereka terpisah dari tindakan kolektif IEA," kata departemen itu.

IEA sendiri merupakan lembaga yang terdiri dari 31 negara anggota yang berdiri di Paris pada tahun 1973 dengan tujuan untuk memastikan pasokan energi berkelanjutan kepada anggotanya jika terjadi embargo, perang, atau bencana alam.

AS pada 31 Maret lalu mengumumkan akan melepaskan 180 juta barel dari SPR dengan kecepatan satu juta barel per hari untuk menurunkan melonjaknya harga energi global dan mengatasi embargo pasokan minyak Rusia.

Sebelumnya, Wakil menteri luar negeri Cina, Li Yucheng mengingatkan bahwa Amerika Serikat mengorbankan Eropa sambil menuai keuntungan besar dari perang Ukraina.(PH)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*