Kubu Perlawanan Palestina Sikapi Penjualan Senjata AS kepada Israel

Kubu Perlawanan Palestina Sikapi Penjualan Senjata AS kepada Israel

Juru bicara Gerakan Jihad Islam Palestina, Dawoud Shahab mengatakan Amerika Serikat dengan mempersenjatai Israel telah berkontribusi pada kekacauan di kawasan dan mendukung terorisme Tel Aviv.

Menurut Kantor Berita ABNA, “Israel adalah rezim yang berdiri atas prinsip kekerasan, pembunuhan dan rasisme. Dalam hal ini, AS dan Barat mendukung rezim tersebut,” kata Shahab pada hari Sabtu (31/7/2021) seperti dikutip laman Farsnews.

Dia mencatat bahwa senjata Amerika telah menjadi alat yang dipakai oleh rezim Zionis untuk membunuh warga sipil dan anak-anak di Jalur Gaza, Tepi Barat dan Quds.

Petinggi Jihad Islam Palestina ini menegaskan selama AS masih memberikan dukungan senjata, maka keamanan dan stabilitas tidak akan tercipta di kawasan.

Pada hari Jumat, Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan 18 unit helikopter angkut berat, Sikorsky CH-53K kepada Israel. Penjualan ini mencakup sistem navigasi, senjata, peralatan pendukung, suku cadang dan dukungan teknis.

Dalam menanggapi keputusan itu, juru bicara Gerakan Hamas Hazem Qassem mengatakan tindakan AS ini mendorong rezim penjajah untuk melanjutkan agresinya terhadap bangsa kita dan tempat-tempat suci kita, meningkatkan aksi terornya terhadap rakyat Palestina serta memperluas pendudukan.

Menurutnya, langkah tersebut juga akan memperburuk ketegangan di kawasan serta meningkatkan pelanggaran rezim Zionis terhadap hukum dan keputusan-keputusan internasional.

“Dengan memberikan dukungan senjata, politik dan keuangan, AS telah menjadi mitra rezim Zionis dalam menyerang rakyat Palestina,” tegas anggota Hamas tersebut. (RM)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*