?>

Ketua Parlemen Iran: Referendum, Solusi Politik untuk Palestina

Ketua Parlemen Iran: Referendum, Solusi Politik untuk Palestina

Ketua Parlemen Republik Islam Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan perjuangan Palestina dianggap sebagai cita-cita abad 21 bagi Dunia Islam.

Menurut Kantor Berita ABNA, Hal itu disampaikan Ghalibaf dalam Konferensi Internasional Membela al-Quds, yang diselenggarakan oleh Parlemen Iran secara virtual, Senin (18/1/2021).

“Poros Amerika-Zionis mengejar skenario untuk memecah negara-negara Muslim di kawasan bersamaan dengan pengusiran warga Palestina dari tanah leluhur mereka serta yahudisasi dan penghancuran Masjid al-Aqsa,” ujarnya.

“Kejahatan terus menerus oleh rezim teroris Zionis terhadap rakyat Palestina yang tertindas terutama di Jalur Gaza, tidak akan terhapus dari memori sejarah,” kata Ghalibaf dalam pidatonya.

Dia juga mengkritik sikap bungkam beberapa penguasa dunia Muslim, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan organisasi-organisasi hak asasi manusia dalam menghadapi kejahatan rezim Zionis.

“Sambil mendukung solusi perlawanan sebagai sebuah hak yang sah, Iran menekankan solusi politik Palestina dengan menggelar referendum di antara penduduk asli Palestina oleh PBB. Referendum ini harus diikuti oleh penduduk asli dari kalangan Muslim, Kristen, dan Yahudi,” imbuhnya.

Namun, lanjut Ghalibaf, rezim Zionis telah membuktikan bahwa mereka hanya memahami bahasa kekerasan.

Konferensi Internasional Membela al-Quds ini dihadiri oleh perwakilan dari Turki, Malaysia, Indonesia, Yaman, Pakistan, Aljazair, Afghanistan, Qatar, Tunisia, Lebanon, Bolivia, Venezuela, Irak, Suriah, Afrika Selatan, dan Palestina.

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini