Arab Saudi:

Kembali Rezim Saudi Eksekusi Warga Syiah dengan Tuduhan Subversif

Kembali Rezim Saudi Eksekusi Warga Syiah dengan Tuduhan Subversif

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan eksekusi dua orang Syiah dari Qatif dengan pedang pada Sabtu (14/5). Rezim Al-Saud memenggal dua pemuda Syiah, Hussein Al-Bu'a Abdullah dan Mohammad Khedr al-Awami, dengan tuduhan yang tidak bisa dibuktikan di pengadilan.

Menurut Kantor Berita ABNA, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan eksekusi dua orang Syiah dari Qatif dengan pedang pada Sabtu (14/5). Rezim Al-Saud memenggal dua pemuda Syiah, Hussein Al-Bu'a Abdullah dan Mohammad Khedr al-Awami, dengan tuduhan yang tidak bisa dibuktikan di pengadilan. 

Kementerian Dalam Negeri Saudi mendakwa kedua pria itu dengan tuduhan termasuk berkolaborasi dengan kelompok teroris, menciptakan kerusuhan dan ketidakamanan di negara itu, memiliki senjata, amunisi, dan sebagainya. Tanpa melalui prosedur pengadilan dan mendapatkan pembelaan hukum keduanya divonis hukuman mati. 

Seorang aktivis Twitter Qatif mengatakan bahwa pejabat Saudi mengubur mayat keduanya. di lokasi yang dirahasiakan. Pihak keluarga pun tidak mendapatkan konfirmasi apa-apa dari pihak yang berwenang. 

Maret lalu, Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan eksekusi 81 orang atas tuduhan yang juga tidak bisa dibuktikan. Para tahanan yang dieksekusi tersebut dituduh memiliki keyakinan yang menyimpang, kerjasama intelijen dengan ISIL, al-Qaeda dan Ansar al-Yamin, dan bertindak melawan keamanan publik dan menciptakan pemberontakan dan kekacauan. Mayoritas dari 81 orang tersebut adalah warga muslim Syiah dari Qatif. 

Setiap tahun, rezim Saudi menghukum sejumlah besar kelompok oposan Al-Saud dengan hukuman berat dan hukuman mati dengan dalih memerangi terorisme dan ancaman terhadap keamanan negara.

Warga Arab Saudi bagian timur telah berulang kali berdemonstrasi dalam beberapa tahun terakhir untuk memprotes tindakan represif rezim Saudi dan pembunuhan puluhan pengunjuk rasa di kota-kota Al-Awamiyah dan Qatif, tetapi setiap kali mereka ditindas dengan keras oleh pasukan Al-Saud. 

Syaikh Nimr Baqir Al-Nimr, seorang ulama Syiah Saudi terkemuka, adalah salah satu tahanan politik paling terkemuka di negara itu yang dieksekusi pada tahun 2015 karena kerap kali mengkritik Al-Saud dalam ceramah-ceramahnya.


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*