?>

Iran dan IAEA Setujui Beberapa Bentuk Kerja Sama

Iran dan IAEA Setujui Beberapa Bentuk Kerja Sama

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan Republik Islam Iran mencapai kesepakatan mengenai kelanjutan kegiatan-kegiatan penting para inspektur mereka di Iran.

Menurut Kantor Berita ABNA, Minggu (21/2/2021), kesepakatan tersebut dicapai di akhir kunjungan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi ke Tehran.

"Badan Energi Atom Iran, sesuai dengan Undang-undang tentang Tindakan Strategis untuk Mencabut Sanksi dan Melindungi Kepentingan Bangsa Iran, memberitahu IAEA bahwa mulai 23 Februari 2021, tindakan sukarela Iran berdasarkan kesepakatan nuklir JCPOA akan dihentikan," kata pernyataan bersama antara IAEA dan Iran.

Republik Islam akan terus menerapkan Perjanjian Pengamanan Komprehensif seperti sebelumnya dan tanpa batasan.

Badan Energi Atom Iran dan IAEA juga mencapai kesepakatan teknis sementara, yang memungkinkan IAEA untuk melanjutkan kegiatan verifikasi dan pengawasan penting selama tiga bulan ke depan.

Pada 1 Desember 2020, Parlemen Iran meloloskan undang-undang yang mewajibkan pemerintah membatasi kerja sama dengan IAEA jika sanksi AS tidak dicabut, dan juga mengambil langkah-langkah terkait pengurangan komitmen Tehran dalam JCPOA.

Dalam tempo dua bulan setelah undang-undang itu berlaku, pemerintah Iran akan menangguhkan akses pengawasan di luar Protokol Tambahan sesuai dengan Pasal 36 dan 37 JCPOA. (RM)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini