Ini Harapan Israel Normalisasi Hubungan dengan Negara kecil Arab

Ini Harapan Israel Normalisasi Hubungan dengan Negara kecil Arab

Ketika pemerintah Zionis berada dalam kesulitan dan krisis internal serta regional, dan khususnya kemampuannya menerapkan keamanan dipertanyakan, rezim ini dengan berbagai alasan giat memajukan normalisasi hubungan dengan sejumlah negara Arab.

Menurut Kantor Berita ABNA, Melalui langkahnya tersebut, rezim Zionis ingin melepaskan diri dari tekanan yang ada, dan juga mencitrakan bahwa dirinya tidak sendirian serta sejumlah negara berdiri bersamanya.

Dengan demikian memandang normaliasasi hubungan dengan negara-negara ini sebagai malaikat penyelamat, dan negara-negara tersebut selain sebagai pengkhianat terbesar terhadap cita-cita bangsa Palestina, juga menjadi pelayan terbesar rezim Zionis Israel. Praktik ini dimulai pada masa Netanyahu dan berlanjut selama pemerintahan koalisi Lapid-Bennett yang rapuh, di mana masing-masing dari dua faksi yang bersaing berusaha untuk menormalkan hubungan dengan dunia Arab dan menggunakannya sebagai keberhasilan.

Dalam hal ini, setelah kegagalan koalisi Lapid-Bennett untuk membangun keamanan dan stabilitas internal, dan Palestina berhasil melakukan lebih dari enam operasi anti-Israel di dalam wilayah pendudukan 1948 yang dikenal sebagai Israel, dan di sisi lain kelanjutan dari perang di Ukraina dan eskalasi ketegangan dalam hubungan antara Rusia dan Israel, muncul berita tentang penguatan kehadiran Iran di Suriah, dan tak lama kemudian muncul pula berita perluasan hubungan Israel dan sejumlah negara Arab yang sepertinya tujuannya adalah untuk menanamkan di negara-negara ini bahwa rezim ini tidak sendirian di kawasan dan memiliki hubungan yang hangat.

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*