Indonesia Telah Mengamankan Lebih dari 100 Juta Dosis Vaksin

Indonesia Telah Mengamankan Lebih dari 100 Juta Dosis Vaksin

Kasus harian Corona di Indonesia melambung tinggi, per Jumat (9/7/2021) tercatat 38.124 warga yang terinfeksi COVID-19. Sementara total kasus akumulatif COVID-19 sudah melampaui dua juta kasus, berada di posisi ke-16 tertinggi dunia.

Menurut Kantor Berita ABNA, Meski begitu, kasus sembuh harian COVID-19 juga berada di posisi ketiga tertinggi dunia dengan 28.975 kasus per Jumat (9/7/2021). Angka tersebut merupakan penambahan kasus sembuh COVID-19 tertinggi selama pandemi COVID-19.

"Kesembuhan tertinggi selama kita menghadapi pandemi ini. Dengan demikian hari ini kita memiliki kasus aktif sebanyak 367.773 kasus," jelas Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi dalam konferensi pers PPKM Darurat.

100 Juta Dosis Vaksin

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah mengamankan lebih dari 100 juta dosis vaksin melalui upaya kerja sama bilateral serta multilateral dengan negara-negara lain.

Dalam konferensi pers daring yang digelar bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin yang disaksikan dari Jakarta, Jumat (09/07/2021) malam.

“Indonesia telah mengamankan dan menerima 119.735.200 dosis vaksin, baik dari kerja sama bilateral maupun multilateral,” ujar Menlu.

Dari angka tersebut, dia menjelaskan bahwa 108,5 juta dosis merupakan produksi Sinovac dan 1,5 juta dosis dari Sinopharm, yang keduanya merupakan perusahaan asal Cina.

Adapun Indonesia juga telah menerima 8.236.800 dosis vaksin AstraZeneca dari Fasilitas COVAX serta 998.400 dosis vaksin dari produsen yang sama, yang dihibahkan oleh pemerintah Jepang.

Selain itu, Uni Emirat Arab juga telah memberikan vaksin buatan Sinopharm sebanyak 500.000 dosis.

“Dengan seluruh vaksin yang telah didapatkan Indonesia sejauh ini, Indonesia telah dapat melakukan vaksinasi dengan 49.618.000 dosis, yang merupakan upaya vaksinasi terbesar keempat di Asia,” tambah Menlu.

Saat ini, lanjutnya, pemerintah Indonesia masih terus melancarkan upaya untuk mendapatkan lebih banyak dosis vaksin, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mempercepat vaksinasi.

3 Juta Vaksin Moderna

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dedy Permadi mengatakan Indonesia akan kedatangan tiga juta dosis vaksin Moderna pada Minggu besok (11/7/2021).

"Kita akan mendapat kiriman tiga juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat yang dikirim melalui fasilitas COVAX," katanya dalam keterangannya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (10/7/2021).

Sebelumnya pemerintah Indonesia juga sudah menerima vaksin AstraZeneca dari pemerintah Jepang.

Dedy mengingatkan masyarakat untuk bisa mengatur mobilitas selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Masyarakat diminta tidak keluar rumah, kecuali untuk kebutuhan mendesak seperti pergi ke sentra vaksinasi.

"Jangan ketinggalan. Daftar dan dapatkan vaksin sekarang juga karena vaksin melindungi diri, melindungi keluarga kita," kata Dedy.

Sebelumnya, pemerintah akan melakukan program vaksinasi ketiga (booster) untuk 1,47 juta tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di garis terdepan dalam penanganan Covid-19 mulai minggu depan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan vaksin Moderna akan disuntikkan sebagai vaksin dosis ketiga bagi tenaga kesehatan.

"Mengenai program ini, vaksin ketiga kepada tenaga kesehatan akan diberikan menggunakan Vaksin Moderna," katanya. (Antaranews/Kompas)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*