Indonesia Dukung Penguatan Arsitektur Kesehatan Global

Indonesia Dukung Penguatan Arsitektur Kesehatan Global

Pemerintah Indonesia berkomitmen agar gelaran G20 dapat menghasilkan pencapaian pada sektor prioritas, di antaranya arsitektur kesehatan global.

Menurut Kantor Berita ABNA, Antara hari Selasa (14/6/2022) melaporkan, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dalam Indonesia-Singapore Business Forum Selasa malam mengatakan, "Sejak awal, Indonesia berkomitmen kuat agar G20 dapat menghasilkan pencapaian nyata di tiga sektor prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi," kata

Terkait prioritas tersebut, Indonesia dan Singapura memiliki cukup modal untuk dapat mendukung pencapaiannya melalui berbagai kolaborasi dan kerja sama.

Menlu Retno menyampaikan bahwa di tengah upaya pemulihan saat ini, dunia menghadapi berbagai tantangan antara lain konflik di Ukraina, penurunan tingkat pertumbuhan global, masalah kemiskinan, masalah energi, dan pasokan pangan. G-20 diharapkan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Menlu Retno juga mengapresiasi berbagai dukungan Pemerintah Singapura terhadap ketetuaan G-20 Indonesia 2022

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo mendorong berbagai pihak saling bekerja sama guna menyukseskan keketuaan G20 Indonesia tahun 2022.

Ia mengatakan promosi G20 Indonesia di Singapura penting dilakukan karena negara itu merupakan hub dengan berbagai perusahaan global memiliki kantor perwakilan di Singapura.

Indonesia-Singapore Business Forum diselenggarakan KBRI di Singapura bersama dengan KADIN dengan tujuan untuk tidak hanya mengajak para pelaku usaha untuk berinvestasi di Indonesia, tetapi juga untuk mempromosikan keketuaan G-20 Indonesia 2022.

Kegiatan dihadiri oleh sekitar 350 peserta berasal dari Indonesia dan Singapura dan menghadirkan berbagai pembicara yang terbagi dalam delapan sesi antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Tenaga Kerja Singapura Tan See Leng, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung, Ketua KADIN Arsjad Rasjid, dan Ketua B20 Indonesia 2022 Shinta Kamdani.

Tema Presidensi G20 'Recover Together, Recover Stronger' bertujuan untuk membangun kembali arsitektur kesehatan global yang lebih kuat dan dapat bertahan menghadapi krisis kesehatan di masa depan serta mempersiapkan generasi mendatang yang lebih baik.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan selaku ketua Health Working Group telah menetapkan tema 'Menata Ulang Arsitektur Kesehatan Global'. Ada 3 isu prioritas yang diterapkan yaitu membangun ketahanan sistem kesehatan global, harmonisasi standar protokol kesehatan global serta memperluas manufaktur global, dan pusat pengetahuan untuk pencegahan pandemi, kesiapsiagaan, dan respons.

Lewat ketiga fokus tersebut, Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama membangun pemulihan pandemi yang dipercepat dan kuat dengan tetap berpegang pada prinsip solidaritas, akuntabilitas, dan kesetaraan.

"Respons kolektif negara G20 akan menentukan jalannya pandemi saat ini dan masa depan. Hari ini adalah saat untuk mengubah arsitektur kesehatan global kita," tuturnya.

Oleh sebab itu, dalam semangat kemitraan Menkes mengajak para pemimpin G20 untuk terus berkolaborasi dalam membangun mekanisme global dalam pengumpulan sumber daya untuk pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi, peningkatan kemampuan surveilans genomic (pelacakan dan pemantauan genom virus) secara global termasuk pemulihan sistem kesehatan yang lebih kuat dan berkelanjutan.(PH)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*