Gedung Putih: Tarik AS Keluar dari JCPOA, Trump Salah Besar !

Gedung Putih: Tarik AS Keluar dari JCPOA, Trump Salah Besar !

Para pejabat Gedung Putih menyalahkan langkah Trump menarik AS keluar JCPOA, karena mengira prospeknya yang tidak jelas.

Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Situs Politico menulis dalam sebuah laporan hari Rabu (12/1/2022), para pejabat Gedung Putih mengecam tindakan sepihak mantan Presiden AS Donald Trump yang meninggalkan JCPOA, karena menilai masa depan yang ambigu dan tujuan yang tidak ditentukan.

Kritik terhadap mantan presiden AS ini datang pada saat perundingan nuklir Iran sedang berlangsung di Wina, yang saat ini mencapai kemajuan signifikan.

Politico mengklaim bahwa pejabat AS dan Eropa dapat memaksakan lebih banyak tekanan ekonomi dan diplomatik terhadap Iran, jika pembicaraan gagal pada awal Februari.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengkritik keputusan Trump menarik diri dari JCPOA, dengan mengatakan "Keputusan ini terlepas dari apa yang mungkin terjadi di masa depan."

Mantan Presiden AS Donald Trump, setelah secara sepihak menarik diri dari JCPOA pada 2018, memberlakukan sanksi baru terhadap Iran sejalan dengan apa yang disebutnya sebagai kebijakan tekanan maksimum, selain mengembalikan sanksi yang ditangguhkan berdasarkan perjanjian.

Pemerintahan baru AS yang dipimpin oleh Joe Biden mengakui kegagalan kebijakan tekanan maksimumnya dan mengatakan akan membawa Washington kembali ke JCPOA, tetapi sejauh ini menolak untuk mengambil tindakan apa pun.

Republik Islam Iran telah menekankan bahwa mereka akan kembali ke komitmennya ketika Amerika Serikat mencabut semua sanksi terhadap Iran, dan Tehran memverifikasi implementasi pencabutan sanksi tersebut.(PH)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*