Front Perlawanan Afghanistan Siap Berunding dengan Taliban

Front Perlawanan Afghanistan Siap Berunding dengan Taliban

Dewan Tinggi Perlawanan Nasional Afghanistan mengumumkan kesiapan pihaknya untuk bernegosiasi dengan perwakilan Taliban guna menemukan jalan keluar dari situasi saat ini di negara itu.

Menurut Kantor Berita ABNA, Beberapa bulan setelah kelompok Taliban menguasai Afghanistan, pasukan oposisi, Front Perlawanan Nasional Afghanistan, yang dipimpin oleh Ahmad Massoud, putra Ahmad Shah Massoud menyatakan akan melanjutkan perlawanan terhadap Taliban sampai pemerintah yang inklusif terbentuk.

Televisi Afghanistan mengutip pernyataan dari Dewan Tinggi Perlawanan Nasional Afghanistan hari Senin melaporkan bahwa dewan tersebut menyatakan kesiapannya untuk bernegosiasi dengan Taliban dan membentuk pemerintahan transisi yang komprehensif untuk mengeluarkan negara itu dari kesulitannya saat ini.

Pernyataan itu berisi proposal untuk membentuk "Republik Islam parlementer yang terdesentralisasi di Afghanistan."

Dewan Tinggi Perlawanan Nasional Afghanistan juga menekankan bahwa perlawanan bersenjata akan berlanjut jika Taliban tidak membentuk pemerintahan transisi yang komprehensif.

Menurut pernyataan itu, dewan juga berupaya menjalin hubungan dengan komunitas internasional dan bekerja sama dengan aktivis politik dan diplomatik dari seluruh dunia.

Dewan Tinggi Perlawanan Nasional Afghanistan dibentuk tahun lalu oleh lima pemimpin dari berbagai partai Afghanistan di luar negeri untuk memerangi Taliban.

Anggota utama dewan tersebut adalah Atta Mohammad Noor, pemimpin Jamiat-e-Islami, Abdul Rashid Dostum, pemimpin Partai Gerakan Nasional, Abdul Rasul Sayyaf, pemimpin Partai Dakwah Islam, Younis Qanuni, mantan wakil presiden, dan Haji Mohammad Mohaqiq, pemimpin partai Vahdat.(PH)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*