Direktur IRIB World Service Kecam Pembunuhan Wartawan Palestina oleh Zionis

Direktur IRIB World Service Kecam Pembunuhan Wartawan Palestina oleh Zionis

Direktur Lembaga Penyiaran Republik Islam Iran bagian luar negeri, IRIB World Service dalam pernyataannya, mengecam pembunuhan wartawan Palestina oleh Rezim Zionis Israel.

Menurut Kantor Berita ABNA, Ahmad Norouzi, Rabu (11/5/2022) mengucapkan belasungkawa dan solidaritas kepada para wartawan merdeka dunia yang menyampaikan pemberitaan tentang kejahatan Rezim Zionis kepada publik dunia secara jujur dan lugas, dan tidak diam menyaksikan kejahatan Zionis, serta mengecam aksi luas pasukan Zionis dalam menyingkirkan secara fisik para reporter yang melaporkan penindasan terhadap rakyat Palestina, di wilayah pendudukan, dan Al Quds yang mulia.

Ia menambahkan, tidak diragukan kejahatan semacam ini yang tidak hanya dilakukan terhadap wartawan, tapi juga terhadap dokter, perawat, dan tenaga lain yang selalu dilindungi dari serangan militer berdasarkan konvensi dan norma internasional, dan sekarang Shereen Abu Al Akleh di Jenin, yang gugur saat melakukan tugas menyampaikan informasi, dan bergabung dengan banyak syuhada dan korban kejahatan Rezim Zionis terhadap hak asasi manusia, kemanusiaan dan kebebasan, akan terus dikenang dalam sejarah umat manusia.

Menurut Direktur IRIB World Service, mengingat para wartawan IRIB World Service juga beberapa kali menjadi sasaran kekerasan saat bertugas di arena penuh bahaya saat mengungkap manuver Rezim Zionis terhadap rakyat Palestina, dan negara-negara kawasan, belasungkawa lembaga ini untuk keluarga dan komunitas besar wartawan, dan jurnalis yang gugur, korban dan orang yang ditindas oleh Rezim Zionis, merupakan bentuk belasungkawa anggota keluarga, dan ingatan atas seluruh syuhada dan orang-orang yang terbunuh di jalan ini, dan mereka akan selalu hidup dalam hati para wartawan Iran di PressTV, TV Alalam, HispanTV, dan jaringan media lainnya. (HS)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*