?>

Diplomat Rusia Sebut Tekanan Maksimum AS Rusak Pelaksanaan JCPOA

Diplomat Rusia Sebut Tekanan Maksimum AS Rusak Pelaksanaan JCPOA

Wakil Tetap Rusia untuk Organisasi Internasional di Wina, Mikhail Ulyanov mengatakan permulaan yang baik dari kesepakatan nuklir JCPOA dirusak oleh kebijakan tekanan maksimum AS.

Menurut Kantor Berita ABNA, Gambaran nyata dari awal yang baik untuk JCPOA dirusak pada tahap selanjutnya oleh tekanan maksimum AS, di mana dampaknya masih kita saksikan bahkan sampai sekarang," tulis Ulyanov di akun Twitter-nya seperti dikutip Farsnews, Senin (22/2/2021).

Namun, lanjutnya, masih ada kesempatan untuk segera memulihkan implementasi penuh dari kesepakatan tersebut dan jangan sampai kesempatan ini terlewatkan.

Pemerintahan baru AS mengakui kegagalan kebijakan tekanan maksimum Trump terhadap Iran. Presiden Joe Biden mengatakan pihaknya berniat untuk bergabung kembali dengan JCPOA, karena penarikan sepihak telah menyebabkan AS terkucil di kancah internasional.

Namun, para pejabat Gedung Putih dalam beberapa hari terakhir mengatakan AS akan kembali ke JCPOA setelah Iran menghentikan langkah-langkah baru yang diambilnya.

Pemerintah Iran menyatakan bahwa AS telah melanggar kesepakatan nuklir, dan pengurangan komitmen Tehran merupakan jawaban atas tindakan tidak sah yang dilakukan Washington. 

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini