Sekum PP Muhammadiyah:

Dengan Silaturahmi Kesalahpahaman mengenai Syiah bisa Diselesaikan

Dengan Silaturahmi Kesalahpahaman mengenai Syiah bisa Diselesaikan

“Salah satu contoh kesalahpahaman mengenai muslim Syiah yang masih berkembang di masyarakat bahwa muslim Syiah memiliki Al-Qur’an yang berbeda dengan Al-Qur’an yang diyakini umat Muslim dari mazhab lain. Saya bilang, siapa yang bilang beda?. Itu karena belum membaca saja".

Menurut Kantor Berita ABNA, Sekretaris  Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu’ti M.Ed. baru-baru ini menyatakan, banyak hal yang disalahpahami mengenai Syiah yang berkembang di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan baik melalui silaturahmi. 

Hal itu disampaikan Guru Besar UIN Jakarta ini saat menyambut kedatangan delegasi Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (DPP ABI) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/6). 

Dalam sambutannya ia menyampaikan apresiasinya atas kunjungan delegasi ABI ke Kantor Pusat PP Muhammadiyah yang dinilainya sangat penting. 

“Salah satu contoh kesalahpahaman mengenai muslim Syiah yang masih berkembang di masyarakat bahwa muslim Syiah memiliki Al-Qur’an yang berbeda dengan Al-Qur’an yang diyakini umat Muslim dari mazhab lain.  Saya bilang, siapa yang bilang beda?”. Tanyanya. 

“Itu karena belum membaca saja, saya baca tafsir-tafsir yang ditulis oleh para ulama Syiah dan Al-Qurannya sama. Kalau tafsirnya beda, di kalangan Sunni juga tafsirnya beda-beda, tapi Al-Qur’annya kan sama,” tambah mantan  Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2002-2006 ini. 

“Nah, yang seperti ini memang terkadang menjadi persoalan tersendiri karena tidak ada upaya memahami dari dalam komunitas Ahlul Bait,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sekum PP Muhammadiyah ini juga menegaskan bahwa Islam menjadi kuat karena bisa saling menerima, memahami, dan pada akhirnya juga semua kembali kepada pilihan masing-masing. “Dan yang disalahpahami tidak hanya Syiah, Muhammadiyah juga sering,” tuturnya.

Karena itu, ia mengatakan bahwa seharusnya umat Islam tidak lagi mewarisi konflik masa lalu dan harus mulai melintas batas, dengan mencoba membangun relasi baru. 

Turut menyambut kedatangan delegasi DPP ABI, Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq A. Mughni, Ph.D bersama perwakilan Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah dan Majelis Tabligh PP Muhammadiyah. 

Sementara delegasi ABI dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP ABI, Habib Zahir didampingi oleh Wakil Ketua Umum Ust. Ahmad Hidayat, Anggota Dewan Syura ABI, Dr. Ust. Muhsin Labib, Sekjen ABI Sayyid Ali Ridho, Wakil Bendahara Umum ABI Bpk. Fatah Masinai, dan Ketua Bidang Humas dan Penerangan ABI Ust. Dede Azwar.

Pada kesempatan tersebut Habib Zahir memberikan cindera mata berupa Buku Putih Mazhab Syiah dan Buku Manifesto ABI yang diterima langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq A. Mughni.

Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni dalam pertemuan tersebut mengatakan perlunya silaturahmi, sifat lapang dada terhadap perbedaan dan keterbukaan dari semua pihak. Silaturahmi seperti ini menurutnya penting untuk mengurai kesalahpahaman di antara berbagai komunitas iman.


Related Articles

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*