?>

Blinken Klaim Pintu Diplomasi Terbuka bagi Iran

Blinken Klaim Pintu Diplomasi Terbuka bagi Iran

Tanpa menyinggung keluarnya Washington secara sepihak dari JCPOA, menteri luar negeri AS mengklaim, pintu diplomasi terbuka bagi Republik Islam Iran.

Menurut Kantor Berita ABNA, Antony Blinken saat diwawancarai Radio NPR, seraya mengulang ketamakan pejabat AS terkait pengambilan langkah pertama JCPOA oleh Iran, mengklaim, kali ini harus diraih kesepakatan JCPOA lebih panjang dan lebih kuat.

Tanpa mengisyaratkan ketidakpatuhan negaranya terhadap JCPOA, Blinken mengklaim harus dicantumkan hal-hal lain di kesepakatan nuklir ini.

Pemerintah Joe Biden yang sebelumnya berjanji akan kembali ke JCPOA dan mencabut sanksi ilegal terhadap Iran, setelah berkuasa di Gedung Putih memberi syarat janjinya tersebut dengan implementasi komitmen Iran.

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ahad pekan lalu menyinggung statemen petinggi Eropa dan AS terkait JCPOA serta sanksi Washington mengatakan, Iran akan kembali ke komitmen JCPOAnya ketika AS secara praktis mencabut sanksi bukan sekedar di mulut atau di atas kertas. Dan sanksi ini akan diverifikasi oleh Iran. Ini adalah kebijakan pasti Iran dan tidak dapat diubah serta disetujui oleh seluruh pejabat dan tidak ada yang dapat mundur dari sikap ini.

Mantan presiden AS, Donald Trump Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir ini dan memulihkan kembali sanksi ilegal terhadap Tehran. (MF)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

پیام رهبر انقلاب به مسلمانان جهان به مناسبت حج 1441 / 2020
We are All Zakzaky
conference-abu-talib
Tidak untuk Perjanjian Abad ini