AS dan Inggris Tegaskan Dukungan terhadap Ukraina

AS dan Inggris Tegaskan Dukungan terhadap Ukraina

Menteri Luar Negeri Inggris seraya menentang langkah Rusia "mengobarkan instabilitas" di Ukraina menyatakan, London dan Washington sepakat bahwa Moskow harus secepatkan menurunkan ketegangan dan mematuhi komitmen internasionalnya.

Menurut Kantor Berita ABNA, "Saya dan Menlu AS Antony Blinken sepakat bahwa Rusia harus secepatnya menurunkan ketegangan dan mematuhi komitmen internasional di Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE). Dukungan kami atas kedaulatan Ukraina tidak berubah," papar Dominic Raab Ahad (11/4/2021) di akun Twiternya seperti dilaporkan IRNA.

Menlu Inggris beberapa hari lalu dan menyusul kontak telepon Presiden AS Joe Biden dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky terkait dukungan Washington terhadap Kiev terhadap Moskow, di akun Twitternya menulis, "Kami sangat khawatir atas aktivitas militer Rusia yang mengancam Ukraina."

Lebih lanjut Raab mengungkapkan bahwa selamakontak telepon dengan sejawatnya dari Ukraina, ia menekankan dukungan Inggris terhadap integritas Ukraina dan kedaulatan wilayah negara ini.

Sementara itu, Biden di kontak telepon dengan Zelensky juga menegaskan dukungan AS terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina terhadap agresi Rusia di Donbas dan Krimea.

Semenanjung Krimea memisahkan diri dari Ukraina tahun 2014 melalui sebuah referendum dan warga kawasan ini setuju bergabung dengan Rusia.

Konflik di wilayah Donbas mencakup Provinsi Donetsk dan Luhansk di timur Ukraina meletus sejak perubahan pemerintahan di Kiev dan berkuasanya pemerintahan pro Barat. Akibat perang saudara di kawasan ini, sekitar 14 ribu orang yang mayoritasnya warga lokal dilaporkan tewas. (MF)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*