Al-Sadr Minta Semua Politisi Irak Hindari Konflik Politik

Al-Sadr Minta Semua Politisi Irak Hindari Konflik Politik

Pemimpin Gerakan Sadr Irak meminta orang-orang yang menentang hasil pemilu untuk menjauhi pertikaian politik.

Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Moqtada al-Sadr, seperti dikutip Shafaq News, Rabu (24/11/2021), memuji pernyataan Kepala Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI), Jeanine Hennis-Plasschaert tentang hasil pemilu parlemen.

Al-Sadr menyeru semua orang untuk menjauhi pertikaian politik, kekerasan, dan destabilisasi. Menurutnya, posisi PBB merupakan peluang baru bagi mereka yang menolak hasil pemilu untuk mengevaluasi diri mereka lebih baik dan menerima hasilnya.

"Rakyat Irak sedang menanti kehadiran sebuah pemerintah mayoritas nasional untuk membawa keamanan, kedaulatan, stabilitas, dan kemakmuran bagi negara dan bangsa," tambahnya.

Al-Sadr menegaskan bahwa utusan PBB menekankan tidak ada kecurangan dalam pemilu. Oleh karena itu, pengadilan federal harus menangani protes secara profesional dan tidak menyerah pada tekanan politik.

Pekan lalu, Dewan Keamanan PBB juga mengeluarkan sebuah pernyataan yang meminta semua partai politik Irak untuk menggunakan cara-cara yang sah dan damai untuk menyelesaikan sengketa pemilu.

Beberapa partai politik dan koalisi Irak memprotes hasil pemilu dan menuding telah terjadi kecurangan. Pemilu parlemen Irak diselenggarakan pada 10 Oktober lalu. (RM)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*