Aksi Penembakkan Terjadi di Filipina Selatan

Aksi Penembakkan Terjadi di Filipina Selatan

Sebanyak enam orang tewas imbas insiden penembakan di hari pemungutan suara pemilihan presiden di Mindanao, Filipina, Senin (9/5).

Menurut Kantor Berita ABNA, Inquirer melaporkan, pria tak dikenal menembak mati tiga anggota tim aksi penjaga perdamaian Barangay (BPAT) yang membantu menjaga tempat pemungutan suara di Kota Buluan, Maguindanao.

Menurut laporan Badan Intelijen Militer ke-16, serangan itu terjadi di belakang sekolah dasar Pilot dan dilakukan oleh beberapa penembak dari dua mobil putih.

Di Sekolah Tinggi Nasional Malabang, Lanao del Sur, sebanyak tiga orang tewas dan dua orang terluka saat insiden penembakan terjadi di pusat pemungutan suara. Penembakan itu terjadi kala pendukung kandidat lokal saling tembak-menembak.

Direktur Kepolisian Lokal, Kol. Christopher Panapan, mengatakan bahwa penyelidik tengah berupaya mengetahui alasan penembakan terjadi.

Tak hanya penembakan, ledakan turut terjadi di beberapa kota lain di provinsi Maguindanao.

Sebanyak enam pemilih terluka dalam ledakan granat di Sekolah Dasar Datu Piang di Barangay Buayan, kota Datu Piang, Senin (9/5).

Beberapa ledakan lain juga berlangsung di Datu Unsay dan menyebabkan sembilan pemilih terluka. Ledakan juga terjadi di daerah Shariff Aguak, meski tak menimbulkan korban jiwa.

Meskipun jatuh beberapa orang korban jiwa dalam pilpres kali ini, tapi Kepolisian Nasional Filipina (PNP) menilai keadaan saat ini masih lebih bisa dikendalikan dibandingkan dalam pemilihan sebelumnya.(PH)

342/


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*