11 Agustus 2026 - 22:26
Buku “Syiah adalah Saudara Satu Kiblat” Terbit dengan Menyoroti Pandangan Al-Azhar

Buku “Syiah adalah Saudara Satu Kiblat” telah diterbitkan dengan mengambil inspirasi dari pandangan para ulama Al-Azhar tentang Syiah serta perjuangan berkelanjutan Iran melawan Zionisme.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Mengutip Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islam, buku ini mengajak pembaca memahami Syiah secara lebih utuh dan proporsional melalui kajian sejarah, teologi, politik, serta perkembangan dunia Islam kontemporer.

Buku ini diawali dengan pembahasan tentang makna kata “Syiah” dalam Al-Qur’an, kemunculan berbagai kelompok Syiah dalam sejarah Islam, serta perkembangan Syiah Imamiyah di Iran modern dan pengaruhnya terhadap politik global.

Selain itu, buku ini juga membahas Syiah dari sudut pandang sejumlah ulama terkemuka Al-Azhar, seperti Syekh Agung Al-Azhar Ahmad al-Tayyib, Hasan al-Syafi‘i, Ali Jum‘ah, dan Syawqi Allam.

Penulis buku ini adalah Mush’ab Muqaddas, aktivis muda sekaligus kader organisasi Muhammadiyah. Ia dikenal sebagai lulusan Jurusan Sejarah dan Peradaban Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia juga pernah menjadi pengajar di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta.

Kata pengantar buku ini ditulis oleh Hendropriyono, jenderal purnawirawan Tentara Nasional Indonesia.

Bab pertama buku ini membahas makna dan sejarah Syiah, sementara bab kedua mengulas kelompok-kelompok Syiah.

Bab ketiga memperkenalkan Iran modern, sedangkan bab keempat membahas posisi Iran dalam menghadapi kolonialisme lama dan modern.

Adapun bab kelima buku “Syiah adalah Saudara Satu Kiblat” secara khusus membahas pandangan para ulama Al-Azhar terhadap Syiah.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha