Menurut kantor berita ABNA yang mengutip Al Jazeera, seorang pejabat militer rezim Zionis hari ini, Rabu, mengakui bahwa drone Hizbullah Lebanon merupakan ancaman nyata bagi rezim ini.
Surat kabar Amerika Washington Post dalam laporan ini mengutip pejabat militer rezim Zionis menambahkan: Drone Hizbullah adalah ancaman yang masih sedang kami adaptasikan. Tel Aviv mengerahkan seluruh teknologi militernya yang tersedia, tetapi tidak ada cara untuk melindungi diri sepenuhnya dari drone Hizbullah.
Hal ini sementara media berbahasa Ibrani termasuk Channel 15 televisi rezim Zionis dan situs berita I24 News sebelumnya telah mengakui bahwa kemarin Hizbullah melakukan salah satu serangan drone yang paling intens dan unik melawan wilayah pendudukan.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa serangan dimaksud dilakukan dalam dua gelombang: pertama, posisi-posisi tentara Zionis di Lebanon selatan menjadi sasaran, dan gelombang kedua yang lebih intens menghantam kedalaman wilayah utara wilayah pendudukan.
Media Ibrani menambahkan, drone Hizbullah terbang di atas target selama beberapa menit dan memburu orang-orang di antara bangunan. Kekhawatiran Tel Aviv adalah bahwa meskipun beberapa drone ini ditembak jatuh, drone lainnya terus memburu target mereka.
Your Comment