Menurut kantor berita Abna mengutip Pusat Informasi Palestina, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dalam sebuah pernyataan pers, menyambut keputusan pemerintah Spanyol untuk memanggil kembali duta besarnya dari rezim Zionis dan menurunkan tingkat perwakilan diplomatik di wilayah pendudukan.
Hamas dalam pernyataannya menyatakan: "Kami menyambut keputusan pemerintah Spanyol untuk memanggil kembali duta besarnya dari rezim Zionis yang keji dan menurunkan tingkat perwakilan diplomatik. Tindakan ini merupakan kelanjutan dari sikap terhormat pemerintah dan rakyat Spanyol dalam menentang genosida terhadap rakyat kami di Jalur Gaza dan mengutuk pelanggaran hukum internasional oleh para penduduk."
Hamas menggambarkan langkah Madrid ini sebagai "sikap yang otentik" yang menunjukkan "komitmen nyata terhadap nilai-nilai kemanusiaan."
Di bagian lain pernyataan tersebut disebutkan: "Sambil menyampaikan penghargaan yang tinggi atas sikap berani Spanyol ini, kami sekali lagi meminta semua negara di dunia untuk memasukkan urgensi pemutusan semua jenis hubungan dengan rezim Zionis dalam agenda mereka dan memberikan tekanan pada rezim ini untuk menghentikan kejahatan dan agresi yang terus-menerus terhadap bangsa Palestina dan rakyat di kawasan."
Reaksi ini dari Hamas muncul setelah ketegangan diplomatik antara Spanyol dan Israel mencapai puncaknya karena kritik keras pejabat Madrid terhadap operasi militer di Gaza.
Gerakan Hamas menyambut baik tindakan Spanyol dalam memanggil kembali duta besarnya di Tel Aviv dan menurunkan tingkat perwakilan diplomatik dengan rezim Zionis.
Your Comment