20 Februari 2026 - 22:37
Araqchi: Draf kesepakatan nuklir Iran–AS siap dalam 2–3 hari ke depan

Teheran menegaskan tidak ada usulan penghentian pengayaan uranium, baik sementara maupun permanen, dalam perundingan dengan Washington.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dalam wawancara dengan jaringan MSNBC menyatakan bahwa persoalan nuklir Iran tidak memiliki solusi militer dan hanya dapat diselesaikan melalui diplomasi.

Ia menolak laporan media mengenai kemungkinan penangguhan pengayaan uranium selama beberapa tahun, seraya menegaskan bahwa Iran tidak pernah mengusulkan hal tersebut dan Amerika Serikat juga tidak meminta penghentian permanen pengayaan.

Araqchi mengatakan draf kesepakatan potensial antara Teheran dan Washington akan disiapkan dalam waktu 2 hingga 3 hari ke depan untuk dibahas pada putaran perundingan berikutnya.

Menurutnya, tujuan utama pembicaraan adalah memberikan jaminan atas sifat damai program nuklir Iran disertai langkah-langkah pembangunan kepercayaan dan pencabutan sanksi. Ia menekankan bahwa serangan militer sebelumnya tidak mampu menghentikan program nuklir Iran karena teknologi tersebut dikembangkan secara domestik oleh para ilmuwan Iran.

Araqchi menambahkan bahwa kesepakatan yang adil adalah kesepakatan “menang-menang”: Amerika yakin program nuklir Iran damai, sementara sanksi terhadap Iran dicabut. Ia juga menyatakan bahwa Iran tidak memusuhi rakyat Amerika, melainkan menilai kebijakan pemerintah AS sebagai tindakan bermusuhan; jika permusuhan berhenti, hubungan berbeda dapat dipertimbangkan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha