Menurut kantor berita ABNA, mengutip Russia Today, militer Zionis, yang kemarin menyerang wilayah Beit Jann di pinggiran Damaskus, menewaskan sedikitnya 20 warga sipil Suriah, hari ini berusaha menyusup ke selatan negara itu untuk memperbaiki citra mereka melalui tindakan populis.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengumumkan bahwa militer Zionis, dengan menyusup ke desa Al-Asha di pinggiran Quneitra, bermaksud memberikan paket bantuan kepada penduduk daerah tersebut, tetapi mereka disambut dengan penolakan dari warga Suriah dan akhirnya meninggalkan daerah itu.
Hal ini terjadi meskipun kemarin, setelah serangan militer Zionis di Beit Jann, rakyat Suriah juga mengadakan demonstrasi anti-Zionis, meneriakkan slogan-slogan menentang rezim tersebut.
Your Comment