Nigeria:

Ratusan Jenazah Korban Kebiadaban Militer Nigeria Dikuburkan Secara Massal

Ratusan Jenazah Korban Kebiadaban Militer Nigeria Dikuburkan Secara Massal

Disebutkan dalam laporan komisi HAM tersebut, jenazah korban genocida tersebut dikuburkan secara massal di satu tempat tanpa proses pemakaman yang layak.

Menurut Kantor Berita ABNA, Komisi HAM Islam Afrika merilis informasi mengejutkan mengenai tragedi kemanusiaan di Nigeria oleh aksi kekerasan yang dilakukan pihak militer kepada warga Syiah kota Zaria Nigeria yang merenggut korban jiwa seribuan orang.

Disebutkan dalam laporan komisi HAM tersebut, jenazah korban genocida tersebut dikuburkan secara massal di satu tempat tanpa proses pemakaman yang layak. Untuk menyembunyikan hasil kejahatan kemanusaain tersebut dan terlepas dari pengawasan internasional, militer Nigeria melakukan pemakaman dengan tergesa-gesa. Ratusan jenazah warga Syiah Zaria yang terbunuh dalam tragedi berdarah selama 3 hari sejak sabtu (12/12) diangkut dengan puluhan truk dan dikuburkan disatu lubang yang sama ditempat yang disembunyikan. Pihak militer melarang wartawan untuk meliput proses evakuasi dan pemakaman tersebut.

Ketua Komisi HAM Islam Afrika, Mas’ud Syajari dalam pemaparannya mengatakan, “Kami mengecam aksi kekerasan militer yang biadab ini. Kalau dianggap Syaikh Ibrahim Zakzaky dan pengikutnya bersalah, seharusnya dilakukan penangkapan dan pengadilan sesuai dengan prosedur hukum, bukan dengan melakukan pembantaian dan pembunuhan massal.”

“Yang kami sayangkan, PBB dan dunia internasional malah bungkam dengan tragedi ini dan tidak menyatakan kecaman apapun.” sesalnya.  

Aksi kekerasan militer terhadap warga Syiah kota Zaria termasuk menghancurkan Husainiyah Baqiyatullah yang juga menjadi tempat kediaman pribadi Syaikh Ibrahim Zakzaky mendapat kecaman dari umat Islam diseluruh Nigeria. Aksi unjuk rasa mengecam kebiadaban tersebut terus berlangsung disejumlah kota di Nigeria, mereka juga menuntut agar Syaikh Zakzaky segera dibebaskan dan pimpinan militer yang menjadi pelaku dari genocida tersebut diadili dihadapan hukum.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mourining of Imam Hossein
haj 2018
We are All Zakzaky