Ayatullah Sayyid Ali Khamanei:

Ide Globalisasi Barat Ciptakan Ketergantungan Bagi Iran

  • News Code : 786602
  • Source : Pars Today
Brief

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar menilai masalah globalisasi dan nasihat Amerika Serikat dan Eropa kepada Iran agar bisa bergabung dengan "Keluarga Global" adalah contoh nyata dari reproduksi budaya ketergantungan.

Menurut Kantor Berita ABNA, Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Rabu (19/10) dalam pertemuan dengan kalangan terpelajar-berprestasi dan intelektual menjelaskan, menolak bergabung dengan apa yang diistilahkan Barat sebagai "Masyarakat Global" bukan berarti menolak hubungan dengan pihak asing, tapi artinya adalah melawan budaya yang dipaksakan oleh kekuatan adidaya dunia atas perekonomian, politik dan keamanan negara.

Ayatullah Khamenei juga menyinggung permusuhan kubu adidaya dunia terhadap semua gerakan yang menentangnya. Ia menambahkan, statemen salah satu pejabat Amerika terkait dukungan dan keberpihakan Iran atas perlawanan dan berlanjutnya sanksi terhadap Tehran, adalah esensi dari pesimisme atas Amerika.

Soal statemen terbaru Uni Eropa yang menyinggung fasilitas dan kapasitas besar Iran, Rahbar menuturkan, pernyataan terkait fasilitas-fasilitas canggih dan sumber daya manusia serta sumber alam Iran, bukan bualan, tapi kenyataan yang diakui juga oleh Barat.

Ayatullah Khamenei menegaskan, Amerika dipastikan akan memerangi Iran dengan kapasitas canggih dan pemerintahan yang berlandaskan Islam, dan pemahaman serta analisa masalah penting di antara kalangan terpelajar-berprestasi dan intelektual muda, dapat membantu mereka dalam menunaikan tanggung jawab sejarahnya.

Terkait musibah-musibah  dan masalah hari ini serta jalan buntu yang dihadapi pemikiran materialis, membuat dunia membutuhkan sebuah kata baru dalam masalah-masalah kemanusiaan dan masalah global, Rahbar mengatakan, persaiangan dalam pemilu presiden Amerika dan isu-isu yang muncul di antara kedua kandidat capres negara itu, adalah contoh nyata dan tegas dari buah absennya maknawiah dan iman serta para penguasa.

Rahbar menerangkan, dalam beberapa pekan mendatang, salah satu dari dua kandidat itu akan menjadi presiden Amerika yang memiliki kekuatan, kekayaan dan senjata atom terbanyak serta media terbesar di dunia.

Menurutnya, sebab pentingnya perhatian khusus dan serius para pejabat atas masalah kalangan terpelajar-berprestasi adalah tujuan-tujuan besar didirikannya Republik Islam Iran. "Iran harus berubah menjadi sebuah negara maju, mulia, inovatif, memiliki harga diri. memiliki perasaan kemuliaan, penuh dengan spiritual dan iman dan pemegang panji peradaban baru Islam," ujarnya.

Ayatullah Khamenei menganggap upaya menghentikan kemajuan ilmu pengetahuan Iran adalah target asli musuh dan menuturkan, jika dalam mewujudkan tujuan-tujuan itu gagal, untuk maka mereka akan menyimpangkannya dan jika kembali gagal, maka mereka akan melakukan pembunuhan karakter dan mencemarinya.

Dengan bersandar pada informasi-informasi media dunia, Rahbar melanjutkan, kecepatan pertumbuhan iptek Iran berada di urutan 13 dunia dan kecepatan ini dengan alasan apapun tidak boleh menurun tapi harus ditingkatkan.

Rahbar juga menilai bahwa para intelektual muda adalah hadiah langka dari Tuhan dan merupakan amanah yang diserahkan kepada pemerintah. "Jangan pernah berhenti sedetikpun dalam membela komunitas terdidik dan terpelajar-berprestasi," pungkasnya.


Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

بی کفایتی آل سعود
پیام امام خامنه ای به مسلمانان جهان به مناسبت حج 2016
We are All Zakzaky
Telegram