Aktivis HAM Pakistan:

Pembiaran atas Kekerasan di Pakistan, Bukti Negara Tidak Becus

  • News Code : 308312
  • Source : www.abna.ir
"Insan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan penghargaan hak antar sesama akan melihat kejadian-kejadian ini membahayakan masa depan Negara, karenanya tidak bisa didiamkan begitu saja, melainkan harus ada penyikapan serius dari semua pihak untuk menghentikannya."
Menurut Kantor Berita ABNA, Zahra Yusuf, ketua komnas HAM Pakistan berkenaan dengan semakin meningkatnya aksi kekerasan yang telah menelan banyak korban jiwa di berbagai penjuru kota Pakistan mengatakan, "Beberapa tersangka pelaku dalam berbagai peristiwa yang menewaskan sejumlah warga Syiah diputuskan tidak bersalah oleh pengadilan, dengan dalih kesaksian saksi mata kurang begitu menyakinkan dan kurangnya bukti yang bisa menjerat tersangka."Aktivis HAM tersebut mengecam keputusan pengadilan tersebut, "Di Negara ini, telah masyhur uang bisa membebaskan tersangka dari jeratan hukum. Mereka (pelaku terorisme) dibebaskan begitu saja, sementara tidak sedikit warga yang hanya menjadi pelaku pada masalah pidana ringan namun mendekam di penjara selama bertahun-tahun itupun dengan bukti-bukti yang kurang menyakinkan." Ia kemudian menlanjutkan, "Akibat tidak adanya jaminan dari pihak kepolisian Pakistan atas keamanan dan keselamatan warga, membuat warga menjadi diliputi kecemasan, mereka menjadi khawatir keluar rumah dan menjadi korban kebiadaban kelompok teroris selanjutnya." "Tidak ada keraguan lagi, pelaku aksi kekerasan tersebut adalah warga Afghanistan yang bermukim di Pakistan, mereka telah dididik secara militer oleh pasukan Taliban yang sengaja beroperasi di kawasan penduduk untuk meneror dan menakut-nakuti warga, sayangnya, pemerintah yang diam saja memicu mereka semakin berani dan brutal dalam menjalankan aksinya, bahkan di depan pihak keamanan sekalipun. Jika ini dibiarkan berlanjut terus menerus, kedaulatan negeri ini justru bisa terancam dan sangat berbahaya bagi masa depan Pakistan." Lanjutnya. Aktivis HAM Pakistan tersebut kembali melanjutkan, "Insan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan penghargaan hak antar sesama akan melihat kejadian-kejadian ini membahayakan masa depan Negara, karenanya tidak bisa didiamkan begitu saja, melainkan harus ada penyikapan serius dari semua pihak untuk menghentikannya." Diberitakan sepekan sebelumnya, kelompok teroris 'Sepah Sahabeh' menghentikan bus yang ditumpangi puluhan warga Syiah. Mereka meminta warga Syiah tersebut turun dari kendaraan dan melanjutkan dengan berjalan kaki. Baru beberapa langkah, warga Syiah tersebut diberondong peluru tajam dengan senjata api dari belakang. Kesemuanya tewas seketika. Tindakan biadab dan tidak manusiawi tersebut mendapat kecaman dari seluruh warga Syiah Pakistan.

Download FILES


6th conference
8th Conference of Imamia Medics Intrnational
کنگره جریان‏های تکفیری