Berita KTT XVI GNB Teheran 2012:

Daftar Negara Anggota Gerakan Non Blok

  • News Code : 339471
  • Source : www.abna.ir
Tujuan dari organisasi GNB, seperti yang tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979, adalah untuk menjamin "kemerdekaan, kedaulatan, integritas teritorial, dan keamanan dari negara-negara nonblok" dalam perjuangan mereka menentang imperialisme, kolonialisme, neo-kolonialisme, apartheid, zionisme, rasisme dan segala bentuk agresi militer, pendudukan, dominasi, interferensi atau hegemoni dan menentang segala bentuk blok politik.

Menurut Kantor Berita ABNA, Gerakan Non-Blok (GNB) (bahasa Inggris: Non-Aligned Movement/NAM) adalah suatu organisasi internasional yang terdiri dari lebih dari 100 negara-negara yang tidak menganggap dirinya beraliansi dengan atau terhadap blok kekuatan besar apapun. Tujuan dari organisasi ini, seperti yang tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979, adalah untuk menjamin "kemerdekaan, kedaulatan, integritas teritorial, dan keamanan dari negara-negara nonblok" dalam perjuangan mereka menentang imperialisme, kolonialisme, neo-kolonialisme, apartheid, zionisme, rasisme dan segala bentuk agresi militer, pendudukan, dominasi, interferensi atau hegemoni dan menentang segala bentuk blok politik. Mereka merepresentasikan 55 persen penduduk dunia dan hampir 2/3 keangotaan PBB. Negara-negara yang telah menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi (KTT) Non-Blok termasuk Yugoslavia, Mesir, Zambia, Aljazair, Sri Lanka, Kuba, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan dan Malaysia. Anggota-anggota penting di antaranya Yugoslavia, India, Mesir, Indonesia, Pakistan, Kuba, Kolombia, Venezuela, Afrika Selatan, Iran, Malaysia, dan untuk suatu masa, Republik Rakyat Cina. Meskipun organisasi ini dimaksudkan untuk menjadi aliansi yang dekat seperti NATO atau Pakta Warsawa, negara-negara anggotanya tidak pernah mempunyai kedekatan yang diinginkan dan banyak anggotanya yang akhirnya diajak beraliansi salah satu negara-negara adidaya tersebut. Misalnya, Kuba mempunyai hubungan yang dekat dengan Uni Soviet pada masa Perang Dingin. Atau India yang bersekutu dengan Uni Soviet untuk melawan Tiongkok selama beberapa tahun. Lebih buruk lagi, beberapa anggota bahkan terlibat konflik dengan anggota lainnya, seperti misalnya konflik antara India dengan Pakistan, Iran dengan Irak. Gerakan ini sempat terpecah pada saat Uni Soviet menginvasi Afganistan pada tahun 1979. Ketika itu, seluruh sekutu Soviet mendukung invasi sementara anggota GNB, terutama negara dengan mayoritas muslim, tidak mungkin melakukan hal yang sama untuk Afghanistan akibat adanya perjanjian nonintervensi. Berikut daftar negara-negara yang tergabung dalam Gerakan Non Blok: Afganistan • Afrika Selatan • Republik Afrika Tengah • Aljazair • Angola • Antigua dan Barbuda • Arab Saudi • Bahama • Bahrain • Bangladesh • Barbados • Belarus • Belize • Benin • Bhutan • Bolivia • Botswana • Brunei • Burkina Faso • Burundi • Chad • Chili • Djibouti • Dominika • Republik Dominika • Ekuador • Mesir • Guinea Khatulistiwa • Eritrea • Ethiopia • Filipina • Gabon • Gambia • Ghana • Grenada • Guatemala • Guinea • Guinea-Bissau • Guyana • Honduras • India • Indonesia • Iran • Jamaika • Kamboja • Kamerun • Kenya • Kolombia • Komoro • Republik Kongo • Republik Demokratik Kongo • Korea Utara • Kuba • Kuwait • Laos • Lebanon • Lesotho • Liberia • Libya • Madagaskar • Maladewa • Malawi • Malaysia • Mali • Mauritania • Mauritius • Mongolia • Maroko • Mozambik • Myanmar • Namibia • Nepal • Nikaragua • Niger • Nigeria • Oman • Pakistan • Palestina • Panama • Pantai Gading • Papua Nugini • Peru • Qatar • Rwanda • Saint Lucia • Saint Vincent dan Grenadines • Sao Tome dan Principe • Senegal • Seychelles • Sierra Leone • Singapura • Somalia • Sri Lanka • Sudan • Suriname • Swaziland • Suriah • Tanjung Verde • Tanzania • Thailand • Timor Leste • Togo • Trinidad dan Tobago • Tunisia • Turkmenistan • Uganda • Uni Emirat Arab • Uzbekistan • Vanuatu • Venezuela • Vietnam • Yaman • Yordania • Zambia • Zimbabwe

کنگره جریان‏های تکفیری